- Nikolaus Joaquin dan Raymond Indra menghadapi undian berat di Indonesia Masters 2026 karena berada di bagan bawah bersama pasangan senior Leo/Bagas dan Fajar/Fikri.
- Meski hasil undian mengejutkan, Joaquin mengaku sangat antusias karena tampil di Istora Senayan di hadapan pendukung sendiri adalah impian masa kecilnya.
- Selain Joaquin/Raymond, ganda putra Indonesia juga diperkuat oleh Sabar/Reza yang akan menghadapi pasangan Chia Weijie/Lwi Sheng Hao di babak pertama.
Suara.com - Atmosfer magis Istora Gelora Bung Karno siap menyambut aksi perdana pebulu tangkis ganda putra muda Indonesia, Nikolaus Joaquin, pada ajang Indonesia Masters 2026.
Berpasangan dengan Raymond Indra, Joaquin harus langsung menghadapi kenyataan pahit hasil undian yang menempatkan mereka di bagan bawah bersama para seniornya.
Meski dihadang jalur terjal, juara Australian Open 2025 itu memilih mengesampingkan rasa gentar demi mewujudkan mimpi masa kecilnya tampil di hadapan publik sendiri.
Pada babak pertama turnamen level BWF World Tour Super 500 ini, pasangan muda Merah Putih tersebut dijadwalkan meladeni wakil Prancis, Eloi Adam dan Leo Rossi.
Situasi di bagan bawah memang terbilang "neraka" karena juga dihuni oleh pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang akan bersua wakil Taiwan, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsua.
Tak hanya itu, unggulan kedua Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga bercokol di blok yang sama dan siap menantang pasangan Taiwan lainnya, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.
Joaquin mengaku cukup terkejut melihat hasil undian yang menumpuk banyak wakil tuan rumah di satu sisi bagan pertandingan.
"Kalau melihat drawing-nya, jujur agak kaget. Semua ganda putra Indonesia di pool bawah, tapi itu risiko juga karena, kan, Indonesia (terdapat) empat pasangan. Tiga itu bisa di (bagan) mana aja," tanggap Joaquin kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/1).
Terlepas dari persaingan ketat tersebut, bermain di arena legendaris seperti Istora Senayan memiliki makna emosional tersendiri bagi pemain muda ini.
Baca Juga: Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
Ia tidak memungkiri bahwa riuh rendah penonton di Jakarta adalah salah satu hal yang paling ia impikan sejak mulai menekuni bulu tangkis.
"Jujur, saya senang banget karena ini salah satu wish list saya dari kecil bisa main di Istora, bisa ditonton oleh masyarakat Indonesia," tuturnya antusias.
Antusiasme tinggi membuat Joaquin merasa waktu berjalan lambat karena ia ingin segera beraksi dan memberikan yang terbaik di lapangan.
"Jadi, saya bener-bener rasanya pengin cepat-cepat main, pengin cepat-cepat besok rasanya," demikian Joaquin.
Selain ketiga pasangan di bagan bawah, Indonesia juga masih memiliki amunisi lain yakni pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani.
Pasangan yang berstatus unggulan kelima tersebut akan memulai perjuangannya dengan menghadapi Chia Weijie/Lwi Sheng Hao pada babak pertama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026