- Anthony Ginting berhasil lolos ke babak utama Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand di kualifikasi, meski baru pulih dari cedera panjang.
- Keikutsertaan Ginting terbilang mendadak karena awalnya ia hanya berada di daftar tunggu peserta, namun ia tetap mempersiapkan diri dengan maksimal.
- Juara Indonesia Masters dua kali ini memilih tidak memasang target tinggi dan fokus menjaga performa jelang laga babak pertama melawan Julien Carraggi.
Suara.com - Kembalinya pebulu tangkis andalan tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, ke panggung Indonesia Masters 2026 langsung disambut gemuruh publik Istora Senayan.
Meski tampil sangat impresif pada laga perdananya, atlet asal Cimahi ini memilih bersikap realistis dan enggan mematok target muluk-muluk dalam turnamen BWF Super 500 tersebut.
Momen comeback Ginting pasca pemulihan cedera ini menjadi sorotan utama, terlebih setelah ia sukses mengamankan tiket ke babak utama dengan performa yang sangat meyakinkan.
Ginting menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini hanyalah menjaga konsistensi performa dan ritme permainan di lapangan setelah cukup lama absen dari kompetisi.
“Memang saya baru main lagi di Istora, saya tidak terlalu memikirkan soal target, yang penting bisa main maksimal di setiap pertandingan saya,” ungkap Ginting dalam konferensi pers di Istora, Senayan, Jakarta, Selasa.
Tiket ke babak utama berhasil digenggam dengan mulus usai Ginting menghajar wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen, dengan skor telak 21-12 dan 21-7 di babak kualifikasi.
Sebuah fakta menarik terungkap bahwa keikutsertaan Ginting dalam turnamen kandang ini sebenarnya terjadi secara mendadak dan penuh keberuntungan.
Namanya semula hanya berada dalam daftar tunggu peserta, namun situasi berubah drastis pada detik-detik akhir menjelang turnamen dimulai.
“Bisa main hari ini pun juga pasti berkat dari Tuhan. Karena memang di awal masih di daftar tunggu, tapi last minute dikasih tahu kalau akan main. Meskipun dari awal, main atau tidak, saya tetap mempersiapkan diri ke Daihatsu Indonesia Masters,” ujar Ginting.
Baca Juga: Daftar Lengkap Harga Tiket Indonesia Masters 2026, Paling Murah Rp40 Ribu
Tercatat, terakhir kali Ginting terlihat beraksi di turnamen kompetitif adalah saat berlaga di ajang French Open 2025 pada bulan Oktober tahun lalu.
Meskipun sempat vakum beberapa bulan dari atmosfer pertandingan, juara Indonesia Masters edisi 2018 dan 2020 ini mengaku tidak merasakan kendala fisik yang berarti saat kembali mengayunkan raket.
Ujian konsistensi Ginting selanjutnya sudah menanti di babak 32 besar, di mana ia dijadwalkan bertemu dengan tunggal putra Belgia, Julien Carraggi, pada Rabu pukul 10.00 WIB, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Popsivo Polwan Bungkam Electric PLN 3-0, Selangkah Lagi Rebut Posisi Ketiga Proliga 2026
-
Legenda Kempo Indra Kartasasmita Tutup Usia, KONI Sampaikan Duka Mendalam
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia Bola Basket Putri 2026, 16 Tim Siap Bertarung
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Kartini Masa Kini di Lapangan Basket, Nirmala Dewi Ajak Perempuan Terus Berprestasi
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026