- Ganda putra Indonesia Leo/Bagas tersingkir pada babak pertama All England 2026 di Birmingham karena strategi kurang efektif.
- Leo/Bagas takluk dua gim langsung 13-21 dan 19-21 dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan pada Selasa.
- Pasangan Taiwan bermain lebih agresif dan berhasil mengontrol tempo pertandingan, berbeda dari pertemuan sebelumnya.
Suara.com - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus terhenti di babak pertama All England 2026 setelah dinilai kurang tepat dalam menerapkan strategi.
Pada pertandingan yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Selasa, Leo/Bagas kalah dua gim langsung 13-21 dan 19-21 dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.
“Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video tapi ternyata tadi sangat berbeda di lapangan,” kata Bagas dalam keterangan resmi PBSI pada Selasa.
Leo menjelaskan bahwa mereka sebenarnya telah menyiapkan taktik khusus untuk meredam permainan Lee/Yang, mengingat kedua pasangan sudah tiga kali bertemu di turnamen sebelumnya.
Namun strategi tersebut tidak berjalan efektif karena lawan tampil lebih agresif dan mampu mengontrol tempo pertandingan.
“Dalam tiga turnamen di mana kami pernah bertemu, mereka tidak seaktif ini dan tidak se-powerful ini. Mereka juga sudah tahu harus bermain apa hari ini,” ujar Leo.
Leo juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukan disebabkan tekanan atau ekspektasi publik, meski pada edisi sebelumnya mereka mampu melaju hingga final.
“Kami tidak merasakan tekanan karena tahun lalu bisa sampai ke final malah itu jadi motivasi untuk lebih bagus lagi. Kami terima hasil ini,” kata Leo.
(Antara)
Baca Juga: All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
Berita Terkait
-
All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk
-
All England 2026: Karpet Abu-abu Bikin Salfok, tapi Raymond/Joaquin Tetap Sikat Ganda Korsel
-
All England 2026: Tersingkir Awal, Rachel/Febi Akui Belajar Banyak dari Ganda China
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
All England 2026: Raymond/Joaquin Termotivasi Ulangi Kesuksesan 'The Minions'
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!