Sport / Raket
Rabu, 04 Maret 2026 | 07:56 WIB
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. (PBSI)
Baca 10 detik
  • Ganda putra Indonesia Leo/Bagas tersingkir pada babak pertama All England 2026 di Birmingham karena strategi kurang efektif.
  • Leo/Bagas takluk dua gim langsung 13-21 dan 19-21 dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan pada Selasa.
  • Pasangan Taiwan bermain lebih agresif dan berhasil mengontrol tempo pertandingan, berbeda dari pertemuan sebelumnya.

Suara.com - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus terhenti di babak pertama All England 2026 setelah dinilai kurang tepat dalam menerapkan strategi.

Pada pertandingan yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Selasa, Leo/Bagas kalah dua gim langsung 13-21 dan 19-21 dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.

“Kami sudah mempelajari permainan mereka lewat video tapi ternyata tadi sangat berbeda di lapangan,” kata Bagas dalam keterangan resmi PBSI pada Selasa.

Leo menjelaskan bahwa mereka sebenarnya telah menyiapkan taktik khusus untuk meredam permainan Lee/Yang, mengingat kedua pasangan sudah tiga kali bertemu di turnamen sebelumnya.

Namun strategi tersebut tidak berjalan efektif karena lawan tampil lebih agresif dan mampu mengontrol tempo pertandingan.

“Dalam tiga turnamen di mana kami pernah bertemu, mereka tidak seaktif ini dan tidak se-powerful ini. Mereka juga sudah tahu harus bermain apa hari ini,” ujar Leo.

Leo juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukan disebabkan tekanan atau ekspektasi publik, meski pada edisi sebelumnya mereka mampu melaju hingga final.

“Kami tidak merasakan tekanan karena tahun lalu bisa sampai ke final malah itu jadi motivasi untuk lebih bagus lagi. Kami terima hasil ini,” kata Leo.

(Antara)

Baca Juga: All England 2026: Fajar/Fikri Hadapi Raymond/Joaquin di Babak Kedua, Sang Senior Punya Rekor Buruk

Load More