- Ganda putri Indonesia Rachel/Febi tersingkir di babak pertama All England 2026 oleh pasangan China Jia/Zhang.
- Rachel/Febi fokus mengevaluasi pertahanan dan pola menyerang setelah sulit mematikan bola lawan tersebut.
- Kekalahan ini menjadi debut debut Rachel/Febi di turnamen BWF Super 1000 dan mereka sempat gugup.
Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola menyerang dan bertahan setelah tersingkir di babak pertama All England 2026.
Pada pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Selasa malam WIB, Rachel/Febi harus mengakui keunggulan pasangan China, Jia Yi Fan/Zhang Zhu Xian, lewat dua gim langsung 16-21 dan 17-21.
"Kami harus lebih disiapkan lagi posisi defend-nya dan serangannya. Mereka tidak gampang mati bahkan di pertandingan tadi jarang sekali kami bisa benar-benar untuk mematikan bolanya," kata Rachel dikutip dari PBSI, Rabu.
"Kami belajar banyak dari pertandingan hari ini, dari Jia/Zhang juga karena mereka salah satu ganda putri terbaik saat ini. Kami bisa contoh variasi pukulan mereka baik saat menyerang maupun bertahan," imbuhnya.
Rachel mengakui kesulitan menghadapi variasi serangan pasangan unggulan ketiga tersebut. Selain itu, daya tahan dan konsistensi permainan lawan juga menjadi catatan penting yang harus mereka tingkatkan.
Febi menambahkan, kesalahan beruntun setelah pertengahan gim pertama membuat tekanan dari lawan semakin besar.
"Setelah memulai dengan cukup baik sampai pertengahan gim pertama, kami melakukan kesalahan secara beruntun dan mereka juga terus mempercepat serangan yang sangat menyulitkan," ungkap Febi.
Turnamen ini menjadi debut Rachel/Febi di ajang All England. Rachel mengaku sempat merasakan gugup karena ini merupakan penampilan perdana mereka di turnamen level BWF Super 1000 tersebut.
Dengan tersingkirnya Rachel/Febi, Indonesia kini masih menyisakan dua pasangan di sektor ganda putri, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi.
Baca Juga: Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
(Antara)
Berita Terkait
-
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Banyak Pemain Debutan
-
Mantapkan Persiapan, Alwi Farhan Cs Mulai Berlatih di Inggris Jelang All England 2026
-
11 Pebulu Bangkis Indonesia Bakal Debut di All England 2026, Ini Daftarnya
-
Hasil Undian All England 2026: Ujian Berat Wakil Indonesia?
-
Jelang All England 2026, Atlet Indonesia Fokus Aklimatisasi Cuaca dan Arena
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua
-
Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal
-
Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026
-
Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas