- Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana maju ke babak kedua Swiss Open 2026 setelah mengalahkan wakil Chinese Taipei.
- Kemenangan dua gim langsung diraih di Basel dengan strategi membatasi bola atas lawan yang lebih unggul postur.
- Leo/Bagas menjadi satu-satunya wakil ganda putra Indonesia setelah dua pasangan lain tersingkir di babak awal.
Suara.com - Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, memastikan langkah ke babak kedua Swiss Open 2026 setelah menaklukkan pasangan Chinese Taipei Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi pada babak pertama.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Rabu pagi WIB, Leo/Bagas meraih kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-16, 21-14.
Bagas menjelaskan kemenangan tersebut diraih dengan membatasi permainan bola atas lawan yang memiliki keunggulan postur tubuh tinggi dan pukulan keras.
"Permainan hari ini kami lebih membatasi bola atas mereka karena dengan postur yang tinggi besar mereka punya kekuatan yang kencang, kami antisipasi dari sana," ujar Bagas.
Setelah tersingkir lebih awal pada All England 2026, Leo/Bagas mengaku telah melakukan banyak evaluasi agar bisa tampil lebih baik di Swiss Open.
"Di sini mencoba untuk bangkit lagi dan mencoba untuk lebih fokus saja," ujar Leo.
Pasangan tersebut datang ke turnamen ini dengan status unggulan ketiga. Kini mereka juga menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di sektor ganda putra.
Sebelumnya, dua pasangan Indonesia lainnya, yakni Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, harus tersingkir pada babak pertama.
Meski menjadi harapan terakhir Indonesia di sektor ganda putra, Bagas mengaku tidak merasa terbebani dan justru ingin bermain lebih santai.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
"Kami mau lebih enjoy, lebih tenang walau sekarang kami tinggal sendiri sebagai wakil ganda putra. Kami ingin terus melaju terus sejauh mungkin," kata Bagas.
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Teringkir di Babak Awal, Raymond/Joaquin Ungkap Penyebabnya
-
Swiss Open 2026: Ana/Meilysa Lolos ke Babak 16 Besar, Mau Main Tanpa Beban Lawan Pasangan China
-
Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani
-
Swiss Open 2026: Rachel/Febi Tumbang dari Pasangan China, Bingung Tak Ada Angin di Lapangan
-
Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Piala Thomas 2026: Alwi Farhan Kena Comeback, Indonesia Tertinggal 1-2 dari Thailand
-
Debut Menegangkan di Piala Thomas 2026, Sabar/Reza Bawa Indonesia Samakan Thailand 1-1
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Grup D Piala Thomas 2026, Fajar Diduetkan dengan Joaquin
-
Menang atas Kesatria Bengawan Solo 84-69, Djordje Jovicic Puas dengan Performa Satria Muda
-
Sakit Pencernaan, Iga Swiatek Mundur dari Madrid Open 2026
-
Mario Aji Start dari Posisi 17 di Moto2 Spanyol 2026
-
LavAni Juara Proliga 2026, Tumbangkan Bhayangkara Presisi 3-1 di Final
-
Kejurnas Turnamen ORADO Masuki Babak Delapan Besar, Persaingan Kian Ketat
-
Kejurnas Turnamen ORADO 2026 Digelar, Atlet dari 28 Provinsi Turun Berlaga