- NEX Road to Champion 2026 menjadi ajang pencarian bakat tinju profesional yang mempertandingkan empat kelas berbeda mulai Mei hingga Juli mendatang.
- Penyelenggara menjamin keselamatan ratusan atlet combat sport melalui penyediaan asuransi kecelakaan ekstrem dan fasilitas medis lengkap di lokasi laga.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan standar profesionalisme industri tinju Indonesia sekaligus mengedukasi manajemen risiko bagi para atlet muda.
Suara.com - Industri combat sport di Indonesia, terutama cabang tinju, tengah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan di mata generasi muda berkat perpaduan olahraga kompetitif dan elemen hiburan modern.
Guna mewadahi gelombang talenta baru tersebut, ajang pencarian bakat bertajuk NEX Road to Champion resmi digelar untuk menjaring petarung masa depan yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.
Berburu Bibit Juara Tinju Profesional
NEX Road to Champion dirancang sebagai panggung utama bagi para fighter muda untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam turnamen tinju yang terbagi ke dalam empat kelas berbeda.
Penyelenggaraan ajang bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara PT Mediatama Televisi (NEX) sebagai pemegang titel utama dan Quad Promotions sebagai promotor pertandingan.
Rangkaian kejuaraan ini dijadwalkan akan mempertandingkan enam laga krusial yang berlangsung selama periode Mei hingga Juli 2026 mendatang.
Melalui skema kompetisi yang ketat, para atlet mahasiswa dan pemuda berbakat diharapkan mampu meniti tangga karier profesional di dunia adu jotos.
Pertumbuhan industri ini dinilai tidak hanya melahirkan atlet hebat, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga yang lebih sehat dan terorganisir di berbagai daerah Indonesia.
Standar Baru Keselamatan Petarung di Atas Ring
Baca Juga: Park Ji Hoon Pertimbangkan Peran Petinju di Drama Korea Terbaru Promoter
Aspek keselamatan menjadi poin paling krusial dalam olahraga ekstrem ini, mengingat risiko cedera fisik yang tinggi bagi para petarung saat bertukar pukulan di atas ring.
Penyelenggara memastikan ratusan fighter yang terlibat mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan dari Avrist Assurance.
Para atlet nantinya bakal dilengkapi dengan Avrist Active Shield yang dirancang khusus untuk kebutuhan Extreme Sport.
Proteksi medis ini mencakup berbagai manfaat penting, mulai dari penggantian biaya perawatan rumah sakit akibat kecelakaan hingga manfaat finansial lainnya bagi keluarga atlet.
Nilai total perlindungan yang disiapkan bagi para pejuang lapangan hijau ini diklaim mencapai angka yang sangat fantastis, yakni lebih dari 1 miliar rupiah.
Selain jaminan asuransi, fasilitas medis di lokasi pertandingan juga diperketat dengan penyediaan armada ambulans dan tenaga medis profesional yang bersiaga penuh di pinggir ring.
Berita Terkait
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
-
The Gypsy King Is Back! Tyson Fury Tantang Arslanbek Makhmudov April Mendatang
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
PBVSI Terapkan Format Pertandingan Baru di Final Proliga 2026
-
Gagal Podium di Imola, Sean Gelael Terhambat Penalti Unsafe Release
-
Terinspirasi NCAA Amerika Serikat, Campus League Resmi Diluncurkan di Jakarta
-
Jadwal Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026, Duel Perdana Lawan Aljazair
-
Tak Sabar Debut, Ubed: Bagi Saya Piala Thomas Lebih Bergengsi
-
AYO Padel Fest 2026: Pesta Olahraga Urban Terbaru Resmi Gebrak Kawasan Tangerang
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0