Sport / Arena
Kamis, 23 April 2026 | 10:17 WIB
Jakarta LaVani menang atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 pada pertandingan di GOR Ken Arok, kota Malang, Jumat (17/1/2025). [Ist]
Baca 10 detik
  • Jakarta Garuda Jaya mengalahkan Surabaya Samator dengan skor 3-2 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada hari Rabu lalu.
  • Kemenangan tersebut diraih berkat penerapan pola permainan terbuka dan ketenangan pemain Garuda Jaya dalam poin krusial.
  • Hasil imbang ini memaksa kedua tim menjalani laga penentuan pada Kamis, 23 April, menggunakan format best of three.

Suara.com - Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, menyebutkan pola permainan terbuka para pemainnya menjadi kunci kemenangan atas Surabaya Samator pada laga kedua perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Rabu.

"Anak-anak bermain lebih terbuka dibandingkan dengan pertandingan pertama," kata Nur Widayanto usai kemenangan Garuda Jaya atas Samator dengan skor 3-2 (25-23, 22-25, 19-25, 25-22, 15-13).

Dengan kemenangan itu, Garuda Jaya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah sebelumnya dikalahkan Samator pada pertemuan pertama dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-20).

Hasil tersebut membuat persaingan kedua tim berlanjut ke laga penentuan karena menggunakan format best of three yang dijadwalkan pada Kamis (23/4) pukul 16.00 WIB.

Widayanto mengatakan anak asuhnya bermain lebih terbuka sehingga mampu membendung serangan pemain Samator sekaligus melancarkan serangan balik.

Selain itu, para pemain juga tampil lebih tenang sehingga dapat mengamankan poin-poin krusial untuk meraih kemenangan.

Sementara itu, Manajer Tim Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengatakan bahwa pihaknya telah diperingatkan sebelum laga terkait Garuda Jaya yang akan tampil lebih baik pada pertandingan kedua.

Para pemain telah menjalankan strategi untuk unggul poin, namun faktor ketenangan masih menjadi bahan evaluasi penting.

"Set pertama kami sudah unggul, tetapi para pemain kurang tenang," katanya.

Baca Juga: Jakarta Electric PLN Paksa Laga Penentuan, Tumbangkan Popsivo 3-2

Permainan yang tidak tenang dalam membendung serangan maupun saat menyerang juga diakui oleh salah satu pemain asing Samator, Jordan Michael.

"Garuda Jaya tampil lebih tenang, sedangkan Samator seperti tertekan," katanya.

(Antara)

Load More