- Juney Hanafi menjadi pesepeda Indonesia pertama yang memenangkan Lintang Flores 2026 di Labuan Bajo pada 7 Mei 2026.
- Atlet asal Malang tersebut menaklukkan rute ekstrem sepanjang 1.034 kilometer dengan total waktu tempuh 79 jam 5 menit.
- Dominasi atlet Indonesia semakin kuat karena berhasil menyapu bersih posisi podium satu, dua, dan tiga pada ajang tersebut.
Suara.com - Juney Hanafi menorehkan sejarah sebagai pesepeda Indonesia pertama yang menjuarai ajang ultra cycling Lintang Flores 2026.
Atlet asal Malang itu mematahkan dominasi peserta asing dengan menaklukkan rute ekstrem sejauh 1.034 kilometer melintasi Pulau Flores.
Balapan berakhir di TA’AKTANA Labuan Bajo pada Kamis (7/5/2026) pukul 10.00 WITA, sesuai batas cut-off time (COT).
Sebanyak 20 peserta dari berbagai negara berhasil mencapai garis finis di TA’AKTANA, Luxury Collection Resort & Spa Labuan Bajo.
Juney mencatat waktu 79 jam 5 menit pada rute Labuan Bajo–Maumere–Labuan Bajo, dengan total elevasi pendakian mencapai 19.000 meter.
Pencapaian ini istimewa karena dua edisi sebelumnya selalu dimenangi pesepeda asal Inggris dan Australia.
Perjuangan Fisik dan Mental
Juney mengaku menghadapi tantangan berat di jalur pegunungan yang naik turun ekstrem.
“Rutenya luar biasa, naik turun gunung dan pantai berkali-kali. Untuk yang akan ikut, siap-siap nanjak,” ujarnya.
Baca Juga: Sampah Masih Jadi PR Labuan Bajo, Kolaborasi Komunitas Didorong Demi Pariwisata Berkelanjutan
Ia juga mengungkapkan keterbatasan teknis yang sempat memengaruhi performa.
“Gear saya kurang, jadi di beberapa tanjakan cadence sempat turun. Di atas KM 800, saya bahkan sempat mendorong sepeda,” katanya.
Sepanjang lomba, ia mengandalkan bekal sederhana berupa kurma dan nasi kuning sebagai sumber energi, tanpa dukungan suplemen mahal.
Sebelum berlomba, Juney bersepeda dari Malang ke Surabaya untuk mengejar kapal, lalu menempuh perjalanan laut sekitar 30 jam menuju Labuan Bajo.
Dominasi atlet Indonesia semakin kuat setelah Muhammad Ghanez Athoriq finis kedua dengan waktu 80 jam 21 menit, disusul Muhammad Irwan di posisi ketiga dengan 82 jam 5 menit.
Sementara itu, Charlotte Troost dari Belanda menjadi finisher tercepat kategori wanita dengan catatan 87 jam 48 menit.
Berita Terkait
-
Driver Ojol Dianiaya di Labuan Bajo, Sorotan pada Keamanan Destinasi Super Prioritas
-
Bosan Mudik Saja? Intip 3 Destinasi Wisata Alam Paling Hits untuk Libur Lebaran 2026
-
Jelang GFNY Belitung 2026, Komunitas Roadbike Jakarta Gelar Group Ride 40 Km
-
Group Ride Roadbike di Belitung Jadi Pemanasan Menuju Ajang Balap Sepeda Dunia GFNY 2026
-
Awal Musim Sempurna, Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup India
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026