- Sebanyak 1.000 peserta mengikuti Merah Putih Bersinar Family Color Fun Run sejauh 3,5 kilometer di Sunset Pier, Jakarta Utara, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
- Acara yang memadukan olahraga dan rekreasi keluarga ini diselenggarakan untuk mengampanyekan pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.
- Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh 81 pemimpin perempuan guna memperluas edukasi bahaya narkoba ke berbagai lingkungan perusahaan dan komunitas.
Suara.com - Sekitar 1.000 peserta mengikuti Merah Putih Bersinar, Family Color Fun Run 3,5K di kawasan Sunset Pier, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan ini memadukan olahraga, semangat kemerdekaan, serta kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Para peserta menempuh rute sejauh 3,5 kilometer dari sore hingga menjelang malam.
Konsep tersebut dirancang agar masyarakat dapat berolahraga sekaligus menikmati suasana kawasan pesisir saat matahari terbenam.
Advertising & Promotion Director Agung Sedayu Group Miranda DWK mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan melalui aktivitas yang positif.
“Harapannya memang dengan kegiatan ini semakin hidup sehat, mendorong merayakan kemerdekaan dan kemudian juga mengajak masyarakat untuk hidup sehat,” ujar Miranda.
Menurut dia, waktu pelaksanaan sengaja dipilih pada sore hari agar peserta mendapatkan pengalaman berbeda selama mengikuti kegiatan.
“Jadi kita lari dari sore hingga menjelang malam hari untuk memberikan pengalaman menikmati sunset,” katanya.
Rute lari membawa peserta melewati sejumlah titik, mulai dari area pinggir pantai, kawasan mangrove, Batavia, Masjid Al-Ikhlas, hingga Kelenteng Tian Fu Gong di Riverwalk Island.
Miranda mengatakan konsep tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas olahraga, tetapi juga rekreasi bersama keluarga dan komunitas.
“Jadi sambil berlari, sambil berekreasi,” ujarnya.
Kampanyekan Hidup Bersih dari Narkoba
Selain mengajak masyarakat hidup sehat, kegiatan tersebut membawa pesan Bersinar atau Bersih Narkoba.
Kampanye ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, terutama di lingkungan keluarga.
Ketua Umum Yayasan Perempuan Bersinar Indonesia (YPBI) Trisya Suherman mengatakan edukasi mengenai bahaya narkoba harus terus diperluas agar masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan.