Sukabumi.suara.com - Di usia tersebut mungkin menjadi masa peralihan dan mulai hidup mandiri. Pada masa inilah pengaturan keuangan menjadi penting.
Pada usia 20-an belajar mengatur keuangan menjadi waktu yang tepat. Namun ada kalanya kebingungan mengenai pengaturan keuangan menyebabkan kita yang seharusnya mapan secara finansial justru memiliki keuangan yang amburadul.
Belum lagi gaya hidup dan gengsi yang masih sangat menggebu-gebu membuat kita jadi lebih mengutamakan ‘apa kata orang’ dibandingkan dengan masa depan kita yang sesungguhnya. Ujung-ujungnya, kita selalu terjebak dalam situasi yang merugikan diri sendiri.
Berikut tips mengelola keuangan di usia 20-an.
1. Berhenti Menggunakan Kartu Kredit
Kartu kredit memang banyak menawarkan bonus atau promo yang menggiurkan, namun penggunaanya yang kurang tepat bisa membuat kamu terjerat hutang.
Selain itu, menggunakan kartu kredit juga bisa merugikanmu loh, karena kamu harus membayar bunga kreditnya.
Selanjutnya, hindari juga memakai kartu kredit untuk keadaan darurat, siapkan dana darurat yang baik sebagai gantinya.
2. Tetapkan tujuan
Baca Juga: Takut Berlebihan Saat Jauh dari Ponsel? Waspada Nomophobia!
Langkah pertama adalah tetapkan tujuan atas uang yang kamu sisihkan. Buat tujuan awal untuk apa kamu menabung dan akan kamu gunakan untuk hal apa nantinya. Dengan begitu kamu akan memiliki semangat untuk menyisihkan uangmu sebelum kamu membelanjakannya.
Perlu diingat, orang yang cerdas akan menyisihkan uangnya untuk ditabung terlebih dulu baru sisanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan, bukan sebaliknya.
3. Pisahkan Rekening Sesuai Alokasi
Habis gajian langsung pisahkan ke rekening yang berbeda sesuai alokasi, misalnya rekening untuk living, saving dan playing. Membagi pos ke dalam tiga rekening yang berbeda dapat kamu lakukan sebagai langkah awal untuk disiplin mengelola keuangan. Harapannya dengan memisahkan pos tersebut, kamu lebih tahu limit yang harus kamu keluarkan untuk masing-masing tujuan. Jadi nggak ngasal untuk mengeluarkan uang.
4. Mulai Belajar Investasi
Sebagian orang kurang berminat untuk investasi karena tidak sempat untuk belajar. Nah, sekarang saat kamu masih berusia 20-an tahun, inilah saat yang tepat untuk memelajari berbagai instrumen investasi. Jangan sampai kamu menyesal tidak belajar sedari dini ya. Nah, kamu bisa belajar banyak instrumen investasi dan mulai investasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta