Sukabumi.suara.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mengungkap fakta menarik baru-baru ini. Rupanya, ia mengatakan sempat diminta untuk menangani kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo.
"Untuk kali ini, saya tidak bisa," ujar Hotman, dalam acara Pagi-Pagi Ambyar Trans TV, yang tayang pada Kamis (1/9/2022).
Meski tidak membeberkan alasan pasti mengapa menolak menangani kasus besar tersebut, Hotman menyebut jika di waktu yang sama saat diminta, ia lebih memprioritaskan kasus hukum yang dialimi rakyat kecil.
"Di bulan yang sama, ada dua kasus viral yang melibatkan rakyat kecil yang berhasil saya tolong," terangnya.
Jika sedikit kilas balik, memang sebelumnya ada dua kasus viral yang sempat menyita perhatian dan mendapat bantuan firma hukum Hotman Paris. Dua kasus yang dimaksud adalah karyawan Alfamart yang diancam UU ITE oleh Ibu-ibu pencuri cokelat bermobil Mercedes, dan penganiayaan seorang wanita di pom bensin oleh anggota DPRD Palembang.
Saat ditanya apakah ia menolak menangani kasus karena pihak yang minta dibela berstatus sebagai tersangka, Hotman Paris membantah hal tersebut. Hotman Paris menerangkan, pengacara tidak selalu membela klien yang benar dalam sebuah perkara hukum.
"Tidak benar bahwa pengacara hanya membela orang yang jujur atau bersih," tutur Hotman Paris.
"Pengacara itu, kepada pihak yang bersalah pun harus bekerja agar bisa dihukum sesuai kesalahannya," tambahnya lagi.
Sementara itu meski Hotman Paris tidak terlibat dalam kasus fenomenal Ferdy Sambo, nyatanya ada satu sosok pengacara yang tak kalah menjadi pusat perhatian karena keberaniannya yang blak-blakan dalam mengusut kasus di instansi Polri tersebut, yakni Kamaruddin Simanjuntak.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Ungkap Ferdy Sambo Arogan Sejak Naik Pangkat Jenderal Bintang Satu
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran