Sukabumi.suara.com - Belakangan ini banyak keluhan tentang juru parkir atau jukir yang meresahkan warga. Sebagian besar warga mengeluh keberadaan mereka, biasanya mereka berada di minimarket.
Salah satunya viral sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita yang diduga pemilik lahan, mengusir pria seorang juru parkir di minimarket yang berdiri di lahannya. Video itu diunggah ulang oleh akun Instagram @memomedsos pada (1/9/2022).
Terlihat seorang pria dengan rompi oranye khas tukang parkir sedang berjongkok di pelataran Indomaret. Pria yang memakai topi itu tampak sesekali melihat ponselnya saat dihampiri pegawai Indomaret.
Saat ditanya tentang keberadaannya di area parkir Indomaret, tukang parkir tersebut mengaku sudah mendapatkan izin.
"Iya kan itu tadi sudah ngomong," ujar juru parkir itu.
Namun mendengar itu, si perekam yang diduga pemilik toko itu menyebutkan bahwa tidak ada yang meminta ijin untuk parkir, dan ia juga menegaskan bahwa ditempatnya tidak boleh ada juru parkir.
"Ngomong sama siapa?. Esss Gada yang ngomong-ngomong, sudah pergi pergi, gaada tukang parkir disini, soalnya ini bukan milik Indomaret ini milik pribadi, sudah pergi-pergi jangan sampai ada masa disini." tegas si perekam.
Unggahan itu menuai pro kontra untuk warganet dalam kolom komentar. Ada yang setuju dengan tindakan wanita itu, ada pula yang menilai perilaku wanita itu terlalu kasar.
"Harus nya baik2 sih ngomong nya," ucapnya.
Baca Juga: Heboh Bayi di Riau Lahir dengan Kepala Putus Saat Persalinan, Ini Faktanya
"Mantap. Mulai banyak yg menyuarakan. Ayo kawal sampe semua alfa dan indomaret free parking," sebutnya.
"Galak amat buuu !!," sahutnya.
"Ya emg bener sih cm cara negornya begitu malah gak simpatik. Semoga dpt kerjaan yg lebih baik ya bang ," tambahnya.
"Gk usah diviralkan lah kalo dia nya nurut dn gk melawan. Hati hati manusia kalo udh sakit hati nekat bu. Sekedar mengingatkan," katanya.
"Ya gue sih setuju,pdhl jelas di indomaret tmpt gue aja ada tulisannya segede gaban "PARKIR GRATIS"," ujarnya.
"Sebenrnya kasian, tp ya sudahlah semoga dilancarkan rezki bapaknya," tulisnya.
Berita Terkait
-
Tanggapan Polres Metro Jakbar Atas Video Viral Oknum Polisi Suruh Wartawan Bicara Dengan Pohon
-
Tarif Parkir Pekanbaru Naik, Warga: Pemerintah Jangan Beratkan Masyarakatlah
-
Viral Wanita Diusir dari Pesawat Gegara Ngamuk Ingin Duduk Dekat Jendela, Penumpang Lain Tepuk Tangan
-
Kini Ditangkap Polisi, 5 Fakta Juru Parkir di Indomaret Kemang Pasang Tarif 15 Ribu
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
5 Tips Meletakkan Sepatu di Rumah Menurut Feng Shui agar Rezeki Tidak Seret
-
3 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 18 Juli 2026, Rezeki dan Peluang Menghampiri
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU