Sukabumi.suara.com - Dua orang pria berinisial EN dan AN harus meregang nyawa karena meminum minuman yang dicampur oleh larutan sianida. Kejadian tersebut terjadi pada awal bulan Juni 2022, saat para korban ingin menggandakan uangnya.
Satuan Reskrim Polres Sukabumi kota telah menangkap 3 orang tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap EN dan AN. Yang mana kedua korban langsung meninggal setelah meminum-minuman yang sudah dicampurkan oleh sianida.
AKP Yanto Sudiarto selaku Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota menjelaskan bahwa tiga orang sudah diamankan, dari ketiga pelaku 2 orang di antaranya merupakan warga Sukabumi dan 1 orang lainnya merupakan berasal dari Cilacap, Jawa Tengah. Pelaku yang ditangkap merupakan A, DAS, dan AR.
Pada Kamis (22/9/2022) pihak kepolisian menggelar rekonstruksi pembunuhan berencana ini disalah satu kediaman tersangka yaitu di Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi. Terdapat 55 adegan rekonstruksi yang dilakukan para tersangka, dalam rekonstruksi tersebut juga turut menghadirkan lara saksi dan petugas kepolisian yang menjaga ketat lokasi kejadian.
"Setelah dilaporkan kami melakukan penyelidikan dan Alhamdulillah terungkap. Modus dari pelaku yaitu dengan memberikan minuman yang sudah dicampur zat sianida, yang didasarkan pada hasil lab. forensik," jelas Yanto pada Jumat (23/9).
Kronologi kejadian pembunuhan yang menimpa EN dan AN yaitu, para korban mengetahui seorang dukun yang dapat melakukan pengobatan dengan hal ghoib, dan juga bisa menggandakan uang. Ketiganya kemudian merencanakan penipuan dengan mencari korban yang ingin menggandakan uang.
Tersangka DAS berperan sebagai pencari calon korban yang mau melakukan ritual pengobatan dan melipatgandakan uang secara ghoib. Sedangkan untuk tersangka A dan AR merupakan Ustadz berperan sebagai pelaksana ritual.
Kemudian para korban mendatangi DAS dengan maksud ingin menggandakan uang, kemudian DAS dibawa ke tempat A. Tetapi saat itu A sedang tidak melakukan ritual dan hanya menyediakan air mineral yang sudah dicampur sianida untuk korban.
Korban pun dibawa ke rumah AR, dan disana para korban diberikan minuman tersebut oleh DAS.
Baca Juga: Ibu Hamil Wajib Tahu, Ini Pertanda Janin Tumbuh dengan Sehat
"Setelah melaksanakan ritual di rumah AR, air mineral beracun yang sudah ditenggak para korban mulai bereaksi. Kedua Korban mengalami kesakitan dan keesokan harinya meninggal dunia," terang Yanto.
Kedua korban sempat dibawa ke salah satu rumah sakit di Kota Sukabumi pada 8 Juni 2022. Kemudian dibawa pulang oleh masing-masing keluarga, yaitu ke Jakarta dan Magelang Jawa Tengah.
Sebelum menetapkan tersangka polisi melakukan autopsi kepada korban dan ditemukan kandungan sianida dalam tubuh korban.
Ketiganya akan dijerat denganpasal berlapis yaitu Pasal 340 KUHP, pasal 338 KUHP, Pasal 353 ayat 1, ayat 2 KUHP dan Pasal 378 KUHP. Dengan ancaman hukuman pidana mati, seumur hidup atau waktu tertentu paling lama 20 tahun.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
5G Jadi Kunci Percepatan Adopsi AI di Indonesia, Diprediksi Dominasi Data Seluler 2030
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Melihat Karya Ikonik Mendiang Hengki Kawilarang, Desainer Langganan Syahrini hingga Krisdayanti
-
Sama-sama RON 92, Intip Perbedaan Formula BBM Pertamina Hingga Shell
-
5 Cara Mengenali Deepfake Call agar Terhindar dari Penipuan Berbasis AI
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional
-
Senja, Luka, dan Sebuah Cerita
-
Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM
-
Mandi Anti Ribet! Inilah 5 Produk Hair & Body Wash Pria Paling Praktis