Sukabumi.suara.com – Peringatan gelombang tinggi kembali muncul dan layak diwaspadai oleh masyarakat wilayah pesisir Sukabumi dan sekitarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di kawasan pesisir Selatan Sukabumi yang berlaku mulai Minggu, (25/9/2022) pukul 07:00 WIB sampai Selasa, (27/9) pukul 07:00 WIB.
Lebih detail, untuk kawasan pesisir Sukabumi, perairan Laut Banten yang di dalamnya termasuk Palabuhanratu, Ujunggenteng, Ciletuh dan sekitarnya diperkirakan akan disertai gelombang mencapai 6 meter, yang artinye memiliki kategori sangat tinggi.
Hal yang sama juga terjadi di kawasan Samudera Hindia dari Selatan Banten hingga Jawa Timur ketinggian Gelombang laut bisa mencapai 6 meter atau masuk kategori sangat tinggi.
Karan itu, bagi yang akan atau sedang beraktivitas di sepanjang pesisir selatan Jawa Barat termasuk Sukabumi, terutama para nelayan diharapkan untuk selalu waspada akan gelombang tinggi yang mungkin terjadi.
Adapun mengutip sukabumiupdate.com, ada sejumlah arahan keselamatan yang perlu diperhatikan oleh para nelayan dalam mengoperasikan kapal, di antaranya:
- Perahu Nelayan: kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter,
- Kapal Tongkang: Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi Gelombang di atas 1.5 meter,
- Kapal Ferry: Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi Gelombang di atas 2.5 meter,
Baca Juga: Pergeseran Tanah Terjadi di Jampangkulon Sukabumi, Ini Dampaknya
- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Grup Neraka Terbukti! 2 Lawan Timnas Indonesia U-17 Kini Bentrok di Final Piala Asia U-17 2026
-
6 Rekomendasi Foundation Cair yang Bagus dan Minim Oksidasi, Wajah Cerah Seharian
-
Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Instruksikan Seluruh Dinas Gandeng Media Bangun Daerah
-
Miris! Lagunya Diparodikan dengan Lirik Tak Senonoh, Igor Saykoji Fokus Permasalahkan Logo
-
Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!
-
Pep Guardiola: Selamat Arsenal Juara Liga Inggris
-
Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
-
Film Sheep in the Box Tayang 10 Juni, Sutradara Hirukazu Datang ke Korea
-
Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi
-
Bukan Brand Luar, 6 Sepatu Lari Lokal Ini Justru Diburu Runner Mei 2026