Sukabumi.suara.com - Pengguna kereta api saat ini sedang was-was karena ada perbaikan rel dibeberapa tempat akibat hujan ataupun banjir.
Berdasarkan unggahan salah satu akun instagram @jalur5 pada Kamis (13/10/2022) dikatakan bahwa jalur perlintasan rel kereta api atau KA Bogor-Sukabumi mengalami pergerakan tanah.
Adapun pergerakan tanah tersebut dapat dilihat antara Stasiun Batutulis dengan Stasiun Maseng. Berdasarkan keterangan bahwa pergerakan tanah berada di sekitar Sungai Cisadane.
Pikah PT KAI Daop 1 Jakarta segera menerjunkan tim prasarana untuk segera memeriksa jalur kereta api yang dilaporkan mengalami pergerakan tanah.
“Jalur pada lintas tersebut tidak ada kendala dan sejauh ini masih terus dipantau,” ujar Eva Chairunisa selaku Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com
Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan, jalur tersebut dipastikan oleh Eva aman. Sehingga pada hari ini perjalanan KA Bogor-Sukabumi berjalan lancar tidak ada gangguan.
“Koordinasi juga kami lakukan bersama satker DJKA Kemenhub dan pada lokasi yg dimaksud juga telah dibangun penahan longsor oleh Satker DJKA Kemenhub,” jelasnya.
Dapat dilihat dalam unggahan @jalur5 bahwa pergerakan tanah menyebabkan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada dekat dengan rel kereta api retak.
Sumber: sukabumiupdate.com
Baca Juga: Lesti Inginkan Damai Setelah Rizky Billar Resmi Ditahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim