/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:00 WIB
Tongmyong University, kampuskerja sama untuk buka cabang Universitas Muhammadiyah di Korea Selatan. (via studyinkorea.go.kr)

Sukabumi.suara.com – Selasa (18/10/2022), netizen di jagat maya dihebohkan dengan kabar akan dibukanya Universitas Muhammadiyah Cabang Korea Selatan. Sontak saja, kata 'Universitas Muhammadiyah Seoul' jadi trending topic di media sosial Twitter.

Sempat bertengger di jajaran trending nomor satu, kabar ini rupanya asli dan dikonfirmasi langsung oleh Rektor UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta), yakni Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.

Menurut penjelasannya, pada tanggal 24 Oktober mendatang, akan ada penandatanganan MoU antara UMS dengan Tongmyong University, mengenai rencana membuka cabang di Korea Selatan. Dirinya menyebut, kesempatan tersebut menjadi momentum bersejarah untuk UMS.

“Pada puncak acara hari jadi, kita akan resmikan kerja sama membuka cabang di Korea Selatan,” ujar Sofyan Anif, Minggu (16/10) di Edutorium K.H., Ahmad Dahlan UMS.

Sementara itu, diketahui jika sebelumnya UMS dan Tongmyong University memang telah menjalin kerja sama dengan membuka program gelar ganda atau double degree, pertukaran pelajar (student exchange), dan pertukaran dosen (lecturer exchange).

Penandatangan MoU sendiri akan dilakukan di UMS, dengan kedatangan langsung dari pihak rektor universitas terkait dari Korea Selatan.

Untuk diketahui, Tongmyong University adalah salah satu universitas terkemuka di Korea Selatan yang berlokasi di Busan dan didirikan pada tahun 1977. Menilik laman resminya, universitas tersebut dibangun oleh Tongmyong Lumber, salah satu pemimpin industrialisasi Republik Korea pada 1960-an dan 1970-an.

Sementara itu Universitas Muhammadiyah sendiri merupakan salah satu jaringan perguruan tinggi swasta terbesar yang ada di Indonesia. Hingga saat ini, menurut catatan data Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, total terdapat 162 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Baca Juga: Antam Kerja Sama dengan China dan Korea Selatan untuk Bangun Pabrik Nikel

Load More