Sukabumi.suara.com - Setelah sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merilis daftar obat yang tercemar senyawa Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DG) yang diduga menyebabkan gagal ginjal akut pada anak Indonesia.
Kali ini BPOM kembali merilis daftar obat sirup yang aman dikonsumsi. BPOM telah melakukan pengawasan dan uji laboratorium kepada sejumlah obat yang ada di Indonesia.
Langkah ini diambil BPOM untuk menelusuri penyebab terjadinya gagal ginjal akut sekaligus memberikan peringatan kepada masyarakat. Sebelumnya BPOM telah menguji 102 sampel obat yang dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal akut.
Dari hasil tersebut menunjukan bahwa tidak semua produk tersebut tercemar senyawa berbahaya seperti Etilen Glikol dan Dietilen Glikol. Yang mana senyawa tersebut diduga sebagai penyebab gagal ginjal akut.
Dalam rilisan daftar yang dikeluarkan BPOM tanggal 22 Oktober 2022, berikut 7 obat yang aman dikonsumsi sesuai aturan pakai, yaitu:
1. Ambroxol HCl (Kimia Farma)
2. Anakonidin OBH (Konimex)
3. Cetrizin (Sampharindo Perdana)
4. Paracetamol (Mersifarma TM)
Baca Juga: Puisi Sunda dan Tarawangsa dalam HUT Walhi ke 42
5. Paracetamol (Kimia Farma)
6. Paracetamol Syrup (Afi Farma)
7. Paracetamol Drops (Afi Farma)
Selain itu terdapat 23 obat sirup yang tidak mengandung atau menggunakan Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, dan/atau Gliseron/Gliserol. Empat zat kimia ini biasa digunakan sebagai bahan pelarut dalam obat sirup.
Adapun ke 23 obat tersebut yaitu:
1. Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama)
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kapan Harus Resign dari Pekerjaan? Kenali 5 Tanda yang Perlu Diwaspadai
-
Tarif Transjakarta Akan Naik? Ini Syarat Mutlak dari DPRD DKI Jakarta
-
Bos Pertamina Akui Kenaikan Harga Pertamax Picu Kelangkaan BBM Subsidi: Saya Minta Maaf!
-
Masih Terpusat di Jawa, Distribusi E-Commerce ke Maluku dan Papua Jadi Tantangan
-
Apa FIFA Berani Hukum Berat Argentina Usai Aksi Provokatif Lionel Messi Cs?
-
AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Daftar 5 Mobil Bekas Irit BBM yang Bisa Jadi Alternatif Mobil Hybrid
-
Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!