Sukabumi.suara.com – Menikah menjadi salah satu impian besar yang dimiliki setiap orang, khususnya para pasangan yang saat ini sedang menjalin hubungan.
Menjadi langkah ke jenjang yang lebih serius, namun kenyataannya ada banyak hal yang perlu dipersipakan untuk melangsungkan pernikahan, salah satunya gelaran resepsi yang membutuhkan dana tak sedikit.
Sadar akan hal itu, baru-baru ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuat pengumuman sekaligus penawaran bahagia di akun insatagram pribadinya. Ia diketahui menawarkan gelaran resepsi secara massal, yang bisa diikuti oleh para calon pengantin secara gratis.
Istimewanya lagi, semua kebutuhan mulai dari ketring, sewa gaun dan makeup, panggung pernikahan yang megah, dan lain sebagainya akan diberikan secara gratis.
Tentunya dengan syarat, calon pengantin yang bisa mengikuti gelaran ini merupakan warga asli Jawa Barat.
“Warga Jawa Barat, yang akan dibiayai akad/pemberkatan nikah dan resepsinya secara massal oleh kami. Kereta kencana, Make up pengantin, sewa gaun pengantin, panggung wedding megah, catering berkelas dan Hiburan dalam bentuk konser oleh artis ibukota. Insya Allah biaya resepsi yang rata-rata mahal bisa dihemat dan ditabung saja untuk keperluan rumah tangga di masa depan. Akan dilaksanakan dan dipusatkan di Kota Bekasi di awal Bulan Desember 2022 yang romantis.” tulisnya, Sabtu (29/10/2022).
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai cara pendaftaran, Ridwan Kamil menyebut bagi mereka yang serius ingin mendaftar saat ini mendiskusikan keikutsertaan dengan pihak keluarga lebih dulu.
“Rapatkan aja dulu, dengan keluarga, nanti detail pendaftaran dan pengumuman lebih lanjut di minggu depan.” tambahnya.
Menyertakan keterangan yang diselingi humor, di akhir pengumuman Ridwan Kamil juga menyebut acara ini tidak menyediakan calon jodoh bagi mereka yang ingin berpartisipasi tapi masih berstatus single.
Baca Juga: Isu Perpindahan Ibu Kota Jawa Barat, Ridwan Kamil Pastikan Bandung Tetap jadi Ibu Kota Provinsi
“Disclaimer: Panitia tidak menyediakan calon jodoh dan hajatan ini hanya untuk pernikahan pertama atau bukan dalam rangka poligami.” tambahnya lagi.
Ada di antara kalian yang berminat untuk mendaftar?
Tag
Berita Terkait
-
Persaingan Elektabilitas Calon Presiden Makin Ketat, Ridwan Kamil Masih Minta Waktu untuk Berpikir Gabung Partai Golkar
-
Hendak Maju Jadi Cawapres, Ridwan Kamil: Takdirnya Harus Siap, Termasuk Siap Tidak Jadi
-
PAN Serius Usung Duet Ganjar-Ridwan Kamil Di 2024: Pasangan Paling Klop, Menyatukan Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bocoran Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Dari Internal?
-
Kemitraan Lanjut di 2026, Mental Juara Sean Gelael Meningkat
-
Drama Keluarga Sarat Emosi, Film Titip Bunda di Surga-Mu Sentuh Luka Antar Generasi
-
Tim Produksi Roshidere Tunda Jadwal Tayang Season 2 ke 2027, Ini Alasannya
-
Riza Chalid Punya Anak Berapa? Putranya Kini Terancam Bui 18 Tahun
-
Cinema oleh Woodz: Kenangan Kisah Cinta Masa Lalu yang Bikin Gagal Move On
-
Cristiano Ronaldo Kembali Bersinar, Cetak Gol untuk Al-Nassr usai Absen Dua Laga
-
4 Prompt Gemini AI Edit Foto Tema Imlek, Hasil Gambar Dijamin Realistik
-
Emiten WTON Masuk Daftar 13% Perusahaan Top Konstruksi Dunia