Sukabumi.suara.com - Pada sidang lanjutan tentang kasus obstruction of justice yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Putri Candrawathi pada Selasa (1/11/2022) dihadirkan 12 orang saksi.
Dari ke 12 orang saksi tersebut masuk didalamnya adik dari Brigadir Yosua yaitu Yuni Artika sebagai saksi yang hadir. Yuni Artika mengaku jika Putri Candrawathi meminta untuk dicarikan anak laki-laki yang masih bayi untuk adopsi kepada Brigadir J.
Brigadir J yang mendapat amanat dari istri atasannya pun langsung menyampaikan maksud tersebut kepada keluarganya untuk dicarikan anak laki-laki yang masih bayi pada Maret 2020.
Saat itu Yuni mendapatkan pesan dari kakaknya melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut Brigadir J menceritakan bahwa ibu Putri Candrawathi meminta dicarikan anak laki-laki untuk diadopsi.
“Dia cerita lagi, di bulan Maret 2020, dia WA (Whatsapp) bahwa ibu (PC) menginginkan mengadopsi anak laki-laki,” kata Yuni Artika saat duduk di ruang Persidangan Negeri Jakarta sebagai saksi, pada Selasa (1/11).
"Tolong carikan dari keluarga ada enggak. Keluarga kita yang memiliki anak laki-laki yang masih bayi," sambung Yuni sambil menirukan ucapan dari Brigadir J.
Pihak keluarga tidak mendapatkan anak laki-laki dengan kriteria yang diinginkan oleh Putri. Yuni mengatakan jika keluarganya hanya memiliki anak laki-laki yang sudah berada di usia sekolah dasar (SD).
"Bapak dan ibu tidak berkenan, mereka mengharapkan yang masih bayi,” ujarnya.
Namun Putri Candrawathi membantah mengenai kesaksian dari Yuni Artika, adik dari Brigadir J.
Baca Juga: Tega! Seorang Ayah di Depok Bunuh Putri Kandungnya Sendiri
"Sedikit menegaskan untuk Ibu Yuni, saya tidak pernah menyampaikan Yosua untuk mengadopsi seorang anak dari keluarga Yosua," ujar Putri.
Tag
Berita Terkait
-
Kuat Maruf Hanya Bisa Menunduk, Ayah Brigadir J Minta untuk Melihat Bola Matanya
-
PRT Kodir Bersihkan Darah Brigadir J dan Kamar Putri Candrawathi: Ada Banyak Orang di Dalam Rumah
-
Kamaruddin Simanjuntak Curigai PRT Susi Gunakan Handsfree di Bawah Kerudung: PM Israel Juga Pakai Handsfree untuk Komunikasi Jarak Jauh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Siapa Suzanne Huurman? Dokter Perempuan yang Pecahkan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Daftar Negara yang Sudah Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
APPI Bongkar 188 Kasus Tunggakan Gaji Pemain, Nilainya Tembus Rp10,8 Miliar Lebih
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan