Sukabumi.suara.com - Kematian dari satu keluarga di Kalideres yang terdiri dari 4 orang tersebut masih menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat Indonesia.
Sebab dalam kasus kematian satu keluarga di Kalideres ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pencurian ataupun yang menjurus kepada pembunuhan. Tetapi, berdasarkan hasil forensik ditemukan jika di dalam lambung keempatnya tidak ditemukan adanya sisa-sisa makanan ataupun asupan nutrisi sejak lama.
Banyak orang beranggapan bahwa keempatnya meninggal karena kelaparan. Tetapi apa yang sebabkan keempatnya kelaparan jika keluarga tersebut memiliki aset dengan taksiran lebih dari Rp 3 miliar tersebut.
Ada anggapan jika satu keluarga tersebut masuk kedalam aliran sesat yang diharuskan untuk menyerahkan nyawanya secara sukarela.
Istilah Apokaliptik disinggung sebagai penyebab kematian dari satu keluarga di Kalideres tersebut. Apokaliptik sendiri berasal dari kata Sastra Apokaliptik yang membahas mengenai tulisan tentang pernyataan dari tuhan, dan berkembang di masyarakat Yahudi pada tahun 250 SM hingga 100 M.
Apokaliptik sendiri berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti 'Menyingkapkan' atau 'membukakan' yang merujuk pada sesuatu yang sebelumnya tersembunyi dan diungkapkan sekarang.
Tetapi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) disebutkan bahwa Apokaliptik merupakan apokalips dengan lingkup agama dengan mengandalkan rasionalisme sehingga menimbulkan sifat atau perilaku dari apokaliptik.
Singkatnya Apokaliptik sendiri merupakan ajaran yang berkaitan dengan kehancuran dunia pada akhir zaman dan akan segera terjadi. Nantinya akan ada hari kebangkitan dan hari penghakiman bagi seluruh umat manusia.
Dalam apokaliptik diyakini jika kiamat atau kehancuran dunia merupakan ramalan.
Baca Juga: Harusnya Bertabur Musisi Internasional, Konser GUDFEST 2022 Diundur Tahun Depan
Dalam sastra apokaliptik dapat ditemukan perbedaan mengenai dunia yang sekarang sedang kita jalani dengan dunia yang akan datang. Di dalamnya menceritakan tentang eskatologi, atau akhir dunia yang semakin memburuk hingga nantinya dunia akan hancur atau kiamat. Setelah dunia mengalami kiamat, akan muncul dunia baru yang serba indah.
Berdasarkan dengan studi tentang Apokaliptik: Kumpulan Karangan Simposium Ikatan Sarjana Biblika, disebutkan saat dunia baru datang segala kejahatan dan kuasanya akan dimusnahkan oleh Allah, orang-orang yang telah mati akan dibangkitkan, dan akan ada penghakiman bagi semua orang.
Dengan datangnya dunia baru, penganut apokaliptik percaya penderitaan dari orang-orang, serta kejahatan, dan kekuasaan yang dimiliki akan lenyap atau tidak akan bersisa dan zaman baru akan muncul kembali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak