Sukabumi.suara.com – Bergurau ataupun bercanda adalah hal yang lumrah ketika kita bersosialisasi dengan sesama. Saat bercanda, kita dapat mencairkan suasana dalam ruang lingkup agar tidak terkesan tegang. Namun, apabila hal tersebut kita sampaikan dengan berlebihan, makan akan dapat menimbulkan berbagai akibat buruk, berikut beberapa diantaranya dilansir oleh yoursay.suara.com :
1. Menimbulkan ketersinggungan
Umumnya, tujuan bergurau adalah untuk mencairkan suasana, serta membuat diri sendiri dan orang lain merasa senang. Namun, jika hal tersebut dilakukan secara berlebihan, alih-alih merasa gembira, kita bisa saja menyinggung perasaan orang lain, meskipun hal tersebut terjadi secara tidak disengaja.
Karenanya, kita harus berhati-hati dalam bergurau. Jangan sampai kita membuat orang lain merasa dihina atau disepelekan.
Sebab, hal tersebut bukan membuat suasana menjadi menyenangkan, tapi justru dapat memperburuk hubungan dengan sesama, serta menimbulkan rasa tidak suka dan perselisihan. Penting bagi kita untuk senantiasa menerapkan adab, bahkan ketika bergurau sekalipun.
2. Terlibat kasus hukum
Gurauan yang dilakukan secara berlebihan, terlebih jika candaan tersebut tersebar di media sosial, bukan mustahil dapat membuat orang-orang yang melontarkan gurauan tersebut terlibat kasus hukum. Terlebih, jika guruan tersebut dilakukan pada kondisi, konteks, waktu atau di tempat yang tidak tepat.
Ketika bergurau, pastikan kita memperhatikan batasan dan jangan sampai kita melanggar hal tersebut. Dalam hal ini, penting untuk tidak berlarut-larut dalam bercanda, karena semakin banyak bergurau, semakin mudah juga kita untuk tergelincir dan melakukan kekeliruan.
3. Menyebabkan kecelakaan
Baca Juga: Baznas Dharmasraya Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur
Bergurau secara berlebihan juga berpotensi menyebabkan kecelakaan, bahkan kematian. Tak sedikit candaan yang akhirnya berujung peristiwa tragis, terutama jika candaan tersebut melibatkan fisik, seperti misalnya saling dorong.
Selain itu, hindari pula bergurau di tempat-tempat yang berbahaya atau menggunakan barang-barang yang bisa melukai orang lain. Jangan sampai gurauan yang kita lakukan justru malah berakhir dengan hal-hal yang tidak kita inginkan.
Demikian tiga akibat buruk perilaku bergurau secara berlebihan. Sesekali bergurau atau bercanda tentu tidak menjadi masalah, tapi jangan sampai kita lalai dalam menjaga ucapan dan perbuatan kita.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi