News / Internasional
Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB
Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)
Baca 10 detik
  • Militer Iran memperingatkan AS bahwa mereka telah menyiapkan taktik dan metode pertempuran mematikan yang tidak akan mampu ditangkis oleh Washington.
  • IRGC membantah klaim Donald Trump soal kehancuran Iran, dan menyebut narasi itu sengaja dibuat untuk menutupi menipisnya amunisi AS di medan tempur.
  • Teheran memastikan bahwa arsenal rudal mereka tetap utuh dan sukses menghancurkan berbagai infrastruktur militer Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia.

Suara.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran secara blak-blakan memperingatkan Amerika Serikat bahwa mereka telah menyiapkan kejutan taktik militer mematikan yang belum pernah disaksikan oleh dunia sebelumnya.

Ancaman sangat serius ini sekaligus membantah keras narasi arogan Presiden AS Donald Trump yang secara sepihak mengklaim kemenangan militer atas negara berdaulat tersebut.

Otoritas di Teheran justru menegaskan bahwa kekuatan rudal pertahanan mereka tetap utuh dan siap menghancurkan sisa-sisa infrastruktur musuh di sekitar perairan strategis Teluk Persia.

Kejutan Taktik Perang yang Tak Terbayangkan Musuh

Melalui unggahan media sosial yang keras, Trump menargetkan jembatan dan pembangkit listrik Iran. Langkah ekstrem ini diambil demi kelancaran jalur kapal global.

Juru Bicara IRGC, Jenderal Hossein Mohebbi, mengeluarkan peringatan keras bahwa militer Iran sama sekali belum mengerahkan seluruh potensi tempur mereka di medan konflik.

Tokoh militer tersebut memastikan bahwa pihak musuh akan menghadapi kehancuran luar biasa telak jika agresi militer yang tidak berdasar ini terus dilanjutkan oleh Washington.

"Kami belum mengungkapkan banyak kemampuan kami. Jika perang berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang musuh tidak bayangkan," kata Mohebbi dikutip dari Tasnim News, Rabu (15/4/2026).

"Kami akan memamerkan metode pertempuran di mana musuh tidak akan memiliki kapasitas yang signifikan untuk melawan pendekatan baru kami," ujarnya menegaskan.

Pernyataan agresif dari petinggi militer ini menjadi tamparan keras bagi Washington yang terus mencoba memanipulasi informasi publik terkait situasi aktual di medan pertempuran.

Baca Juga: Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Bongkar Kebohongan Propaganda Militer Washington

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran dengan tegas menolak klaim ilusi dari Donald Trump yang menyombongkan diri bahwa negeri Persia itu sudah hancur lebur.

Juru Bicara IRGC lainnya, Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini, membongkar fakta bahwa narasi palsu sang presiden sebenarnya hanya untuk menutupi kelemahan fatal militer AS di lapangan.

Pejabat senior tersebut mengingatkan publik internasional bahwa hanya Teheran yang memiliki otoritas penuh untuk menentukan kapan konfrontasi berdarah ini akan benar-benar berakhir.

Menurut analisis tajam pihak Iran, klaim kemenangan dari Gedung Putih hanyalah prestasi militer palsu yang sengaja diciptakan untuk menyelamatkan muka Donald Trump di mata dunia.

Jenderal Naeini bahkan memastikan bahwa seluruh arsenal pertahanan Iran, terutama fasilitas peluncuran rudal mutakhir, masih berdiri kokoh dan siap meluncurkan serangan balasan berskala masif.

Load More