Sukabumi.suara.com - Sekolompok pelajar diketahui pada Sabtu (10/12/2022) malam, baru saja pulang dari kawasan pantai Ujung Genteng. Diketahui sekelompok pelajar tersebut merupakan siswa dari salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.
Belasan pelajar tersebut dicegat oleh sekelompok remaja yang tak dikenal saat berada di area perbatasan Kampung Serongan, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung, dengan Desa Citanglar, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya berada di Jalan Nasional Jampangkulon-Surade.
Hilman Mubaraq (29) salah satu warga yang menjadi saksi atas kejadian tersebut mengatakan, bahwa keributan antara dua kelompok terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
"Tawuran (keributan) terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Anak-anak yang masih duduk di bangku SMP di Kecamatan Pabuaran kelas 2 dan kelas 3. Mereka warga Desa Sirnasari dan warga Desa Bantarsari, Kecamatan Pabuaran. Mereka (ribut) dengan kelompok remaja yang tidak dikenal," ungkap Hilman, dikutip dari sukabumiupdate.com-jaringan suara.com.
Hilman menyebutkan jika sekelompok pelajar asal Kecamatan Pabuaran tersebut mengendarai beberapa sepeda motor. Saat dalam perjalanan pulang, mereka dicegat oleh sekelompok orang tak dikenal, lalu menimbulkan keributan.
Karena merasa takut, para pelajar yang masih berada di bangku SMP berlari ke arah persawahan milik warga untuk bersembunyi. Disana mereka meminta bantuan dengan menghubungi anggota keluarga. Kemudian, salah satu orang tua menelepon Kepala Desa Sinarsari untuk mendapatkan bantuan.
Hilman menjelaskan jika pada pukul 23.00 WIB para pelajar SMP tersebut, dijemput menggunakan mobil ambulans.
WN salah seorang warga desa juga membenarkan keributan tersebut, ia mengatakan keributan berhenti ketika polisi datang, dan diketahui sekelompok pelajar tidak dikenal tersebut langsung kabur.
Bangbang Gunawan, selaku Kepala Desa Sinarsari membenarkan tentang keributan yang terjadi, ia menjelaskan jika para pelajar SMP baru saja pulang dari kegiatan berliburnya setelah selesai ujian sekolah.
Baca Juga: BPKH Gandeng MUI untuk Tingkatkan Ekonomi Syariah
"Ada sekitar 12 orang yang berangkat, warga Desa Sirnasari, juga warga Desa Bantarsari. Lokasi sekolahnya di Desa Bantarsari," ucap Bangbang.
Bangbang pun segera memerintahkan perwakilan desa, termasuk kepala dusun untuk mencari para pelajar yang telah berpencar dibeberapa wilayah. Setelah menemukan para pelajar, diketahui jika ada 2 orang yang terluka.
"Korban luka ada dua orang. Satu warga Desa Sirnasari, mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan warga Desa Bantarsari mengalami luka pada punggung kanan dan telinga. Warga Desa Sirnasari semuanya delapan orang yang sudah didata, seluruhnya sudah kumpul. Begitu juga anak-anak warga Desa Bantarsari, sudah kumpul bersama orang tuanya. Kejadian ini ditangani polisi,"
AKP Asep Sundana selaku Kapolsek Surade membenarkan adanya keributan yang menyebabkan 2 orang pelajar terluka. Ia pun mengatakan untuk informasi selanjutnya mengenai peristiwa tersebut akan diserahkan kepada Kanit.
Sumber: sukabumiupdate.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Minigame Gratis, Resident Evil Requiem Tambah Mode Leon Must Die Forever
-
Rokan Hilir Membara Lagi, Warga Bakar Lokasi Penggerebekan Narkoba
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus
-
Lalita Karya Ayu Utami: Novel Rumit yang Menggoda untuk Diselami Ulang
-
Cegah Tawuran, Kolong Flyover Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju dan Skate Park
-
Cerita Unik di Balik Pemilihan SUGBK Jadi Venue Konser 25 Tahun Westlife Berkarya
-
Nintendo Switch 2 Semakin Mahal
-
Mau Ditinjau Prabowo Hari Ini, Beginilah Fasilitas Kampung Nelayan Leato Selatan di Gorontalo
-
Ditembak Bandit Curanmor di Bandar Lampung, Brigadir Arya Meninggal Dunia
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit