Sukabumi.suara.com - Pada sebelumnya masyarakat dihebohkan dengan berita yang beredar jika salah satu Sekolah Dasar yang ada di Depok akan mengalami penggusuran. Hal tersebut didasarkan pada beredarnya surat perintah yang dikeluarkan oleh pemerintah Depok.
Surat yang dibawa oleh Kepala Satuan Pamong Praja Kota Depok Lienda Ratnanurdianny, memerintahkan untuk segera melakukan penggusuran terhadap bangunan SDN 1 Pondok Cina (Pocin).
Pemerintah Kota Depok memutuskan akan mengalihkan fungsi lahan tersebut yang sebelumnya dari sekolah dasar menjadi masjid. Sontak keputusan tersebut menimbulkan keributan untuk orang banyak. Pemkot Depok dinilai semena-mena, karena pemberitahuan yang memdadak ini. Karena SDN 1 Pocin belum menemukan lahan pengganti untuk kegiatan belajar mengajar.
Para wali murid sontak melakukan protes terhadap pihak terkait. Wali Kota Depok Mohammad Idris terancam akan dilaporkan ke polisi atas tuduhan penelantaran murid-murid SDN 1 Pocin.
Melalui perwakilan kuasa hukum wali murid, Deolipa Yumara mengatakan Pemkot Depok telah melanggar Undang Undang tentang perlindungan anak karena merelokasi bangunan tanpa menyediakan tempat baru.
"Anak-anak tidak boleh dalam keadaan stres atau ditelantarkan. Mereka ini kan masih belum mempunyai nalar untuk menganalisa apa yang terjadi. Tahunya mereka adalah sekolah ini mau dihancurkan dan nantinya menjadi persoalan frustasi anak-anak nantinya,” ucap Deolipa pada Senin (12/12/2022), dikutip dari suara.com.
Deolipa juga menegaskan bahwa dirinya siap untuk melaporkan Wali Kota Depok, Mohammad Idris ke jalur hukum jika masalah ini belum juga selai. Karena menurut Deolipa ini termasuk ke dalam salah satu pasal penelantaran anak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Laba BRI 2025 Dorong Pembagian Dividen Besar, Total Capai Rp52,1 Triliun
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Dividen BRI Mulai Dicairkan, Investor Terima Pembayaran Tunai Rp31,47 Triliun