Sukabumi.suara.com – Farel Prayoga menjadi salah satu nama dan sosok yang populer di tahun 2022 ini. Populer setelah membawakan lagu ‘Ojo Dibandingke’ dan diundang menyanyi di istana, kehidupan bocah SD tersebut memang berubah drastic dan mendapat banyak perhatian.
Namun, belakangan beredar sebuah berita dan video yang mengungkap jika konser yang diadakan anak bersuara merdu tersebut sepi peminat.
Dari video yang beredar, nampak sebuah panggung megah di lahan luas nampak sedikit didatangi penonton. Konser tersebut kabarnya digelar pada Minggu (11/12/2022), di Lapangan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Belakangan terungkap, jika salah satu penyebab sepinya konser tersebut adalah karena harga tiket yang terbilang cukup mahal, yakni di angka Rp250 ribu.
Akibatnya, saat acara terlihat hanya ada sekelompok penonton yang berkumpul di titik paling dekat dengan panggung.
Nampak lewat video diunggah oleh akun instagram @rumpi_gosip, warganet ramai-ramai menuliskan pendapat jika memang belum saatnya bagi Farel untuk menggelar konser, untuk ukurannya yang masih sebagai penyanyi pendatang baru.
“Masalah harga ticket mahal sih so so laaah..cuma Farel itu belum saatnya konser menurut aku, jam terbangnya masih kurang..jadi yaaa begini deh akibatnya..masih harus sabar sepertinya” tulis @liesso***
“Jujur ini emang kemahalan. Bukan masalah viralnya yang kemarin tapi untuk ukuran Varel yang Mendadak viral + Baru seumur jagung konser kayak gini tuh udah mahal banget konser artis2 senior biasa bahkan ada yang segini atau lebih dikit” ujar @dojac***
“Promotor nya aji mumpung yah, mentang mentang lagi naek daun di bikinin konser, pdhl dia aja blm punya album sendiri cuma mengcover lagu orang aja...” tambah @latief***
Baca Juga: Dituding Intervensi Agama Farel Prayoga, Ini Klarifikasi Gus Miftah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?