Sukabumi.suara.com - Media sosial tengah diramaikan dengan berita tentang daerah di Indonesia yang memberlakukan aturan masuk sekolah pukul 05.00 pagi.
Seperti kita ketahui, penerapan masuk sekolah pukul 05.00 WITA itu berdasarkan instruksi dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Kebijakan itu disampaikan dalam agenda pertemuan bersama kepala sekolah pada Kamis, 23 Februari 2023.
Dalam sebuah video yang viral di media sosial terkait lebih awalnya masuk sekolah, memperlihatkan seorang anak yang memilih tidur di sekolah karena takut terlambat sampai di sekolah.
“Takut terlambat jadi tidur memang di sekolah,” tulis dalam video.
Dalam video berdurasi singkat itu terlihat seorang remaja laki-laki berjalan di gelapnya hari. Ia nampak memakai seragam sekolah dan tas sekolah.
Perekam video pun menanyai siswa tersebut, dan siswa tersebut mengaku hendak berangkat ke sekolah.
"Woy mau kemana?" tanya perekam video.
"Ke sekolah kakak" jawab di pelajar.
Entah benar atau tidak anak itu akan menginap di sekolah, tetapi video yang beredar telah menyita perhatian publik dan memberikan banyak komentar yang menyayangkan kebijakan ini.
Baca Juga: Viral Polisi Bantu Warga yang Kehabisan Bensin, Netizen: Andai Semua Polisi Seperti Ini
"Kalau seperti ini kan anak jadi kurang istirahat belum lagi tugas pr yg menumpuk kalau ingin mendisiplinkan tidak harus cara seperti ini," komentar netizen.
"Ada kemajuan, sekian siskamling. Apakah tidak ada cara lainkah?" komentar netizen ini.
"Lebih ke memperberat anak sekolah dari segi waktu," imbuh netizen lain.
"Saya rasa akan menurunkan kualitas pendidikan," ucap netizen ini.
"Kalaupun pulangnya lebih awL tetap saja tidur siang tdk bisa menggantikan tidur di malam," sahut netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir
-
Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas
-
Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen
-
Dari Telur Asin hingga Beras Biosalin, Kisah Ibu-ibu Mangunharjo Merajut Kemandirian Lewat Mami Sera