Suara.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merespon aturan sekolah masuk jam 05.00 WITA bagi pelajar SMA/SMK/SLB di Nusa Tenggara Timur (NTT). Aturan itu langsung menjadi sorotan publik.
Rencananya, Kemendagri bakal mengadakan pertemuan dengan pemerintah daerah (Pemda) NTT terkait penerapan aturan tersebut.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat pertemuan pembahasan antara pemerintah pusat dan daerah dapat segera terlaksana," kata Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benny Irwan kepada wartawan, Jumat (3/3/2023).
Benny menyampaikan Kemendagri terus memantau perkembangan dan dinamika kebijakan sekolah mulai pukul 05.00 WITA tersebut.
Dalam hal ini, Kemendagri juga akan terus berkoordinasi dengan kementerian sektor terkait guna membahas penerapan aturan tersebut bersama Pemda NTT.
"Saat ini, masih menunggu waktu, karena pada saat yang sama pemerintah daerah dan stakeholder terkait tengah membahas kebijakan ini secara internal," ujarnya.
Ditolak DPR
Sebelumnya Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, mengaku tak setuju dengan keputusan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang menerapkan aturan jam masuk sekolah bagi siswa SMA dimajukan mulai pukul 05.00 WITA.
Menurutnya, masih banyak cara lain untuk meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan.
Baca Juga: Viral Pelajar SMA di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Ternyata Jam 11 Boleh Pulang
"Saya tidak setuju dengan kebijakan itu karena masih banyak cara lain untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan kita," kata Huda kepada wartawan, Selasa (28/2/2023).
Ia menilai ada sejumlah pertimbangan yang harus dilihat sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Salah satunya karena jarak sekolah yang masih jauh dari kediaman para siswa.
"Jangan suatu kebijakan dibuat hanya atas dasar feeling dan selera pembuat kebijakan. Jangan jadikan siswa-siswi kita menjadi 'kelinci percobaan'. Sebaiknya Dinas Pendidikan Provinsi mengkaji ulang kebijakan ini," ujar Andreas.
Menurut Andreas, masyarakat setempat telah melakukan penolakan atas kebijakan jam masuk sekolah pukul 05.00 WITA.
Murid Jadi Kelinci Percobaan
Sementara itu, anggota DPR RI Fraksi PDIP dari Dapil Nusa Tenggara Timur I, Andreas Hugo Pareira mengkritik kebijakan masuk sekolah jam 5 pagi. Menurutnya, kebijakan yang dicanangkan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu tidak memiliki alasan yang kuat.
Berita Terkait
-
Soroti Tajam Siswa SMA/SMK Masuk Jam 5 Pagi, IDAI: Kualitas Tidur Sangat Penting Bagi Anak
-
Siswa SMA di NTT Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Menko PMK: Masih Uji Coba, Gak Usah Diributkan
-
KTP Digital Apakah Akan Menggantikan KTP Fisik?
-
KPAI Langsung Telepon Kadisdik NTT Imbas Viral Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, Apa Isinya?
-
Ikuti Aturan Gubernur NTT, Siswa Ini Datang ke Sekolah Pukul 5 Pagi, Netizen Miris: Bisa-bisanya Nurut
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan