Sukabumi.suara.com - Jefrey Lewis, penerbit pendiri ArmsControlWonk, blog pertama tentang pengendalian senjata, pelucutan senjata, dan non-proliferasi, bersikap skeptis terhadap kabar sistem pertahanan Patriot berhasil menembak jatuh rudal balistik hipersonik Kinzhal.
"Saya tidak yakin Ukraina benar-benar mencegat Kinzhal, dan secara statistik, satu pencegatan tidak terlalu banyak memberi tahu kita," kata Lewis kepada EurAsian Times.
Pada 4 Mei, sistem rudal anti-pesawat Patriot dikabarkan telah menembak jatuh rudal Kinzhal Rusia yang ditembakkan dari MiG-31K di atas wilayah Kyiv.
Dia menambahkan, agar lesas, PAC-3 mungkin telah mencegat Kinzhal tapi satu pukulan (atau meleset) tidak memberikan dasar statistik untuk menilai apakah pertahanan merupakan solusi hemat biaya untuk masalah Rusia yang menggunakan rudal balistik dan jelajah."
Soal penggunaan rudal Patriot oleh pasukan Ukraina, pensiunan Jenderal Mark Hertling, mantan komandan Angkatan Darat AS-Eropa mengatakan bahwa tidak bijaksana pakai persenjataan mahal dari sistem rudal Patriot untuk menembak jatuh setiap rudal yang diluncurkan Rusia di Ukraina.
"Ini bukan sistem yang akan mengejar drone yang lebih kecil atau rudal balistik," kata Hertling.
Meskipun Patriot bisa mencegat drone, namun biayanya tak sepadan di mana satu rudal Patriot seharga USD3-5 juta untuk menembak jatuh drone yang harganya cuma USD20.000 atau rudal balistik yang dibeli Rusia yang harganya USD100.000.
Rudal balistik hipersonik Kinzhal Kh-47 atau Belati ditembakkan oleh pesawat tempur MiG-31 dan bisa mencapai kecepatan Mach 10 dan menempuh jarak antara 1.500 hingga 2.000 kilomenter sambil membawa muatan hulu ledak konvensional atau nuklir.
Rudal Kinzhal, dengan nama NATO "Killjoy", sangat cepat sehingga tekanan udara di depan senjata membentuk awan plasma saat bergerak, menyerap gelombang radio.
Hal itu membuat senjata hipersonik sangat sulit ditangkap pada sistem radar.
Selain itu, Kinzhal bisa bermanuver ke target yang dituju, tidak seperti rudal hipersonik lainnya.
Hal itu membuat Kinzhal sudah berada di dekat target saat sistem radar darat mendeteksinya.
Kinzhal yang diluncurkan dari jet tempur MiG-31K juga memberikan keuntungan rudal balistik ini bisa diluncurkan dari segala arah.
Sementara itu, akun Twitter @/yo2thok membandingkan ukuran rudal Kinzhal sesungguhnya ketika menyantel di pesawat tempur MiG-31K.
Ukuran rudal tersebut jauh lebih besar dibandingkan rudal yang diklaim Ukraina bahwa rudal yang berhasil ditembak adalah Kinzhal.
Tag
Berita Terkait
-
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi
-
Efek Adu Banteng, Kecelakaan 4 Kendaraan di Sukalarang Sukabumi
-
Prabu Mahardika D Pemuda Sukabumi Siap Maju Sebagai Ketua GMNI Bandung
-
Pria Sukabumi Pelaku Korban Begal Palsu, Uang Istri di pakai Berfoya-foya Bareng Selingkuhan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II
-
Danantara Tunjuk Perusahaan China Garap Proyek Listrik Jadi Sampah di Bogor
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Kangen Teman Lama? Ini 5 Tempat Bukber 'Paling Asyik' di Lebak untuk Reuni Alumni
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja