Profesor Rhenald Kasali angkat bicara terkait fenomena akademisi yang kerap muncul di ruang publik, namun tidak mengindahkan etika dalam berbicara.
Dari akun instagramnya, guru besar ilmu manajemen Fakultas Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia ini merasa heran mengapa ada sebagian masyarakat yang mempromosikan orang-orang tanpa etika bicara dan menyebut mereka profesor.
"Saya suka geli kenapa orang suka menyebarluaskan orang-orang yang bicaranya sembarangan sebagai profesor, juga ada yang mengatakan akademisi. Jangan begitulah," tegas Rhenald Kasali di akun instagramnya @rhenald.kasali, Senin (7/8) malam.
Kasali yang juga praktisi bisnis itu mengatakan orang-orang yang bergelar profesor palsu itu, hanya membaca satu buku atau ringkasan buku saat akan tampil di televisi.
Pria berusia 62 tahun ini pun menjelaskan jenjang akademik. Untuk mengajar tingkat S3, harus bergelar profesor; untuk mengajar tingkat S2, harus bergelar doktor atau punya gelar S3.
"Bagaimana mau dapat gelar profesor, Anda hanya sekolahnya S1?" sambung Kasali.
Di masa lampau, seorang sarjana boleh mengajar sarjana. Namun, zaman sekarang sudah berbeda. Ada tingkatan pengajar dan gelar akademik harus diraih secara resmi.
Dalam unggahan tersebut, Profesor Rhenald Kasali secara jelas mengkritik Rocky Gerung. Rocky hanya bergelar sarjana (S1) tapi kerap dipanggil profesor dan sering ditulis sebagai akademisi dalam berbagai pemberitaan di media massa.
Kasali juga mengungkapkan koleganya, yaitu Taufik Bahauddin bukanlah profesor dan Guru Besar Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia, karena gelar Bahauddin hanya S2.
Baca Juga: Intip 7 Potret Poppy Capella, Penyanyi Dangdut yang Kini Jadi Bos Miss Universe Indonesia
Pendiri Rumah Perubahan itu pun meminta agar masyarakat tidak melebih-lebihkan seseorang yang kredibilitasnya dipertanyakan.
"Profesor adalah profesi yang terhormat dari seorang akademisi yang tekun dan melakukan penelitian dan tidak sembarangan dalam berujar," tutup Rhenald Kasali.
Unggahan Rhenald Kasali itu mendapatkan respons pro dan kontra dari warganet.
"Salut buat para profesor yang mengabdikan ilmunya untuk mencerdaskan bangsa, bukan demi terlihat pintar apalagi demi mendapatkan panggung untuk membesarkan ego sendiri," kata @minni_g******
"Kalo Pak Rheinald memang 'The Real Proffesor' bagi saya pribadi," tambah @gastromusic********
"Itulah kenapa kita menamainya 'disiplin ilmu', karena hanya yang disiplin menempuh pendidikan yang punya otoritas keilmuan." ujar @indradwip*******
Sementara pihak yang kontra seperti @abdulko****** menulis, "Sayang yang hebat seperti pak Rhenal tidak sekritis pak RG, andai pak Rhenal seperti RG dan lebih beradab pasti wow.."
Lalu @1ndra_*** mengomentari, "Saya pengagum Rhenald Kasali dg Rumah Perubahan. Tapi ngapain jadi nyinyirin orang laen spt ini? Jadi ga respect. Apa ini tugas pokok komisaris?"
"Gak usah banyak teori coba jumpa sama bung Rocky biar diberi akal sehat," tulis @panglim******
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja