Suara Sumatera - Billy Syahputra mengungkapkan perjalanan kariernya masuk dunia hiburan Tanah Air. Memang, ia tak bisa lepas dari sosok sang kakak, mendiang Olga Syahputra.
Kesedihan dirasakan Billy Syahputra usai Olga Syahputra pergi meninggalkan dunia selama-lamanya. Kala itu, Billy baru saja diperkenalkan dengan dunia hiburan.
Tak semulus Olga, karier Billy Syahputra naik turun dan merasakan bagaimana ketika memperjuangkan nama baik di kancah hiburan.
Billy Syahputra pun menghadapi tudingan menikmati uang warisan Olga Syahputra. Ia disebut telah berfoya-foya memakai uang hasil penjualan rumah Olga yang diberikan harga Rp17 miliar.
Sebenarnya, Billy Syahputra tak mau membahas tudingan menghabiskan uang Olga. Karena menurutnya, sebenarnya jika hal itu benar maka sah-sah saja ia lakukan.
Tak hanya itu, ia pun beranggapan karena pada dasarnya Olga Syahputra memang kakaknya sendiri.
"Ada beberapa yang gue baca di sosial media 'wah rumahnya almarhum' lo jual buat foya-foya' ya Allah," kata Billy dikutip Hops.id--jaringan Suara.com dari kanal Youtube miliknya pada Kamis (1/12/2022).
"Terus ada (tudingan) 'lo ngabisin warisannya Olga'," ucap mantan kekasih Amanda Manopo itu.
Billy Syahputra mempertanyakan netizen yang protes dengan harta kakaknya. Pasalnya ia merasa tak mencuri harta orang lain, ia hanya menghabiskan uang kakaknya sendiri.
Baca Juga: Prabowo Sebut Ketika Berjuang Bersama Tidak Ada Istilah Atasan dan Bawahan
"Sekarang gini, kalau memang gue ngabisin warisannya Olga, ya gapapa juga, kan ini (punya) kakak gue bukan orang lain," terangnya.
"Yang penting nggak mencuri uang orang, harta benda orang, ngebohongin orang," tukas Billy Syahputra.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kabar dirinya menikmati harta warisan Olga Syahputra sudah terjadi sejak dua tahun yang lalu.
Rumah mendiang Olga, diberikan harga yang cukup fantastis yakni Rp17 Miliar oleh Raffi Ahmad.
"Jadi intinya adalah berita-berita yang kemarin tentang rumah almarhum mau dijual Rp15 miliar ditawar Aa Raffi Rp17 miliar, it mah konten dua tahun lalu," papar Billy Syahputra.
"Ya kalian harus paham namanya juga konten. Intinya seperti itu," tandasnya.
Menurutnya, seharusnya apa yang dilakukannya tidak seharusnya ditanggapi banyak orang karena tidak akan merugikan orang lain.
"Sekarang gini, nggak dijual nggak masalah. Dijual pun nggak masalah kan? Tapi yang namanya orang Indonesia, netizen," terang Billy Syahputra.
"Orang berpendapat sah-sah saja mau komentar seperti apa. Kadang orang ngebaca setengah-setengah beritanya," sambung dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik