/
Kamis, 01 Desember 2022 | 15:48 WIB
Bharada E (ANTARA FOTO/Fauzan/aww)

Suara Sumatera - Sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau brigadir J terus berlangsung. Di persidangan sejumlah fakta terungkap, termasuk bagaimana kedekatan mantan ajudan Ferdy Sambo terhadap istrinya, Putri Candrawathi.

Barulah diketahui, jika Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo memang 'dekat'. Kedekatan ini diungkapkan terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E atau Bharada Ricard Eliezer.

Dalam pengakuan Bharada E, Brigadir J merangkap dua profesi di keluarga Ferdy Sambo. Brigadir J ini selain menjadi ajudan, juga mejadi sopir (driver) bagi Putri Candrawathi.

Hal ini terungkap saat Hakim dengan terdakwa Brahada E menanyakan profesi brigadir J bagi Ferdy Sambo atau Putri Candrawathi. 

Hakim pun menanyakan, apakah brigadir J ini berprofesi sebagai ajudan atau seorang sopir di keluarga tersebut.

"Korban ini sebagai ajudan atau sebagai driver?" tanya Hakim.

Pertanyaan itu menyusul dari pengakuan Bharada E, jika Brigadi J juga berprofesi sebagai ajudan bagi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Dipastikan Bharada E, jika Brigadir J yang merupakan ajudan dari Ferdy Sambo juga bertugas bagi Putri Candrawathi.

"Merangkap yang mulia," kata Richard menegaskan di persidangan.

Baca Juga: Heboh Ibu di Sumut Melahirkan di Teras Puskesmas yang Sudah Tutup, Begini Kisahnya

Mengetahui jawaban ini, hakim pun dibuat heran. Sang pejabat sekelas mantan kadiv propam Polri Ferdy Sambo menjadikan ajudan sebagai sopir pribadi.

Hakim pun mempertanyakan dengan tegas, apakah keluarga Ferdy Sambo tidak memiliki supir.

"Tidak ada driver khusus saudara PC?" tanya Hakim.

Pertanyaan itupun dijawab Bharada E dengan menjelaskan jika di keluarga Ferdy Sambo memang tidak ada sopir.

"Tidak ada yang mulia," ungkap Richard.

Hakim pun kembali memastikan tugas dan kewajiban Brigadir J pada keluarga Ferdy Sambo.

Load More