Suara Sumatera - Sidang lanjutan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau brigadir J terus berlangsung. Di persidangan sejumlah fakta terungkap, termasuk bagaimana kedekatan mantan ajudan Ferdy Sambo terhadap istrinya, Putri Candrawathi.
Barulah diketahui, jika Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo memang 'dekat'. Kedekatan ini diungkapkan terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E atau Bharada Ricard Eliezer.
Dalam pengakuan Bharada E, Brigadir J merangkap dua profesi di keluarga Ferdy Sambo. Brigadir J ini selain menjadi ajudan, juga mejadi sopir (driver) bagi Putri Candrawathi.
Hal ini terungkap saat Hakim dengan terdakwa Brahada E menanyakan profesi brigadir J bagi Ferdy Sambo atau Putri Candrawathi.
Hakim pun menanyakan, apakah brigadir J ini berprofesi sebagai ajudan atau seorang sopir di keluarga tersebut.
"Korban ini sebagai ajudan atau sebagai driver?" tanya Hakim.
Pertanyaan itu menyusul dari pengakuan Bharada E, jika Brigadi J juga berprofesi sebagai ajudan bagi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Dipastikan Bharada E, jika Brigadir J yang merupakan ajudan dari Ferdy Sambo juga bertugas bagi Putri Candrawathi.
"Merangkap yang mulia," kata Richard menegaskan di persidangan.
Baca Juga: Heboh Ibu di Sumut Melahirkan di Teras Puskesmas yang Sudah Tutup, Begini Kisahnya
Mengetahui jawaban ini, hakim pun dibuat heran. Sang pejabat sekelas mantan kadiv propam Polri Ferdy Sambo menjadikan ajudan sebagai sopir pribadi.
Hakim pun mempertanyakan dengan tegas, apakah keluarga Ferdy Sambo tidak memiliki supir.
"Tidak ada driver khusus saudara PC?" tanya Hakim.
Pertanyaan itupun dijawab Bharada E dengan menjelaskan jika di keluarga Ferdy Sambo memang tidak ada sopir.
"Tidak ada yang mulia," ungkap Richard.
Hakim pun kembali memastikan tugas dan kewajiban Brigadir J pada keluarga Ferdy Sambo.
Berita Terkait
-
Saksi dari Timsus Polri Ungkap Tiga Kejanggalan di Kasus Brigadir J, Mulai dari Proyektil hingga Jenazah
-
Blak-blakan! Hendra Kurniawan Ungkap Terbitnya Sprinlidik Kasus Brigadir J: Dari Kadiv Propam Langsung
-
JPU Cecar Anggota Biro Paminal Propam Terkait Terbitnya Surat Perintah di Hari Kematian Brigadir Yosua
-
Gejolak Batin Bharada E, Syok Sambo Perintah Bunuh hingga Mimpi Brigadir J selama 3 Pekan
-
Pengakuan Bripka Ricky Soal Mau Nabrakin Mobil ke Kiri Biar Brigadir J Celaka
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026