Suara Sumatera - Heboh video seorang ibu di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, melahirkan bayi di teras puskesmas. Disebutkan dalam narasinya bahwa ibu itu melahirkan di tewas karena layanan sudah tutup.
Dalam video terlihat ibu tersebut dalam kondisi kontraksi terduduk di depan teras puskesmas. Ia terlihat sudah sulit bernafas dan dipegang oleh seorang pria. Terlihat, bayi keluar dari rahim ibu itu, dengan tali pusat yang menempel.
"Puskemas Tukka punya cerita," tulis pengunggah video.
Puskesmas Kecamatan Tukka memberi penjelasan terkait dengan video video viral ibu melahirkan bayi di teras puskesmas itu. Kepala Puskesmas Tukka, dr Ester Surbakti membantah menelantarkan ibu yang melahirkan tersebut.
"Melalui kesempatan ini kami membantah kabar yang menyebutkan bahwa ibu itu tidak mendapatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tukka," katanya, Kamis (1/12/2022).
Ester menjelaskan tak lama setelah ibu itu melahirkan, seperti di video yang beredar pegawai puskesmas datang dan langsung memberikan pertolongan untuk penanganan bersalin lebih lanjut.
"Pegawai kita Bidan Kasih yang tinggal dekat puskesmas langsung menolong dengan cara membawa ke dalam puskesmas. Jadi, plasentanya lahir di puskesmas dan proses pemotongan tali pusar langsung ditangani di dalam puskesmas juga," ucapnya.
Ester menyebutkan bahwa kondisi bayi perempuan itu beratnya 3 kg dengan kondisi sehat sama sepertinya ibunya.
"Jadi petugas kita langsung bertindak cepat melakukan tindakan menolong persalinan ibu itu. Dan setelah dilakukan observasi, pasien disarankan supaya tinggal di Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Namun pada jam 9 malam pasien minta pulang, karena ada anak kecilnya yang tinggal di rumah. Lalu kita antarkan dengan kendaraan pusling ke rumahnya," jelasnya.
Baca Juga: Komisi Perdagangan Australia Undang Chef Terkemuka Cicipi dan Berkreasi dengan Produk Australia
Kronologis kejadian
Ester menjelaskan, kejadian bermula saat pasien dan suaminya dengan menggunakan sepeda motor datang ke Puskesmas Tukka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pada Sabtu 26 November 2022.
Namun setibanya di puskesmas, ternyata pelayanan kesehatan sudah tutup. Tiba-tiba di teras puskesmas itu terjadilah proses persalinan.
"Mereka tiba sekitar pukul 15.30 WIB. Sementara hari Sabtu jam pelayanan puskesmas sampai pukul 13.30 WIB," terang Ester.
Ester menyampaikan, pasien belum pernah memeriksakan kehamilannya ke Puskesmas, sehingga datanya tidak ada di puskesmas tersebut.
"Ibu itu mengaku gak tau kalau dia sudah hamil, namun setelah kondisi kehamilannya telah besar dan mau melahirkan, baru dibawa ke puskesmas. Selama 3 bulan ini mereka berada di Pulau Nias, dan baru sampai di Tukka pada Sabtu pagi,” bebernya.
Awalnya, kata Ester, pasien datang ke puskesmas untuk memeriksakan kondisi kehamilannya guna mendapatkan penjelasan kapan akan melahirkan. Namun setibanya di puskesmas, tiba-tiba pasien melahirkan.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Tapteng Nursyam bersama Camat Tukka, telah datang mengunjungi ibu yang melahirkan sembari memberikan bantuan keperluan bayi di kediamannya.
Nursyam menyampaikan, pada prinsipnya Pemkab Tapteng selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya terutama bidang kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas