Sosok Anies Baswedan belum lama ini mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya jika menjadi Presiden 2024. Hal ini diungkapkannya saat tampil di kanal Youtube Refly Harun.
Anies mengungkapkan memang dibutuhkan mimpi dalam menggapai tujuan namun hal terpenting ialah rekam jejak.
Anies mengungkapkan apa yang akan dia lakukan ketika kelak terpiih menjadi presiden bisa dilihat sendiri oleh masyarakat lewat rekam jejak capaian ia selama memimpin DKI Jakarta.
“Ketika sekarang kita bicara soal visi misi, saya sering bilang visi-misi itu adalah sesuatu hal yang kita bayangkan akan terjadi dan kita bisa menjawab sesuai keinginan pendengarnya… Lalu dimana pembedanya? Rekam jejak,” ujar Anies
Sebuah visi-misi, gagasan, ide hanya akan berarti jika ditopang dengan rekam jejak capaian yang jelas.
“Sebuah mimpi, cita-cita, visi-misi, hanya menjadi kredibel bila dia ditopang dengan rekam jejak yang relevan, bila tidak ditopang rekam jejak dia hanya imajinasi masa depan,” jelas Anies melansir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com.
Anies menilai pemilu atau pilpres dainggap kontestasi adu gagasan dan visi-misi hal itu kurang tepat.
Rekam jejak mengenai capaian menurut Anies merupakan hal penting sebagai referensi masyarakat menilai kemampuan seorang calon presiden.
“Kalau kita mau memprediksi masa depan bukan dengan samata-mata bertanya ‘besok mau ngapain?’ pertanyaannya dibalik ‘kemarin sudah berbuat apa?”, karena karena your best predictor of your future pattern is your past pattern, perilaku dan karya masa lalu adalah predictor terbaik untuk masa depan.
Baca Juga: Berikut Agenda Tahapan Pernikahan yang Dilaksanakan di Rumah Erina Gudono
Ketika ada pertanyaan mengenai apa yang akan dilakukan Anies terhadap ekonomi, hukum, sosial, budaya, jika kelak jadi presiden, Anies meminta untuk masyarakat melihat rekam jejaknya dalam membangun Jakarta.
Anies pun membeberkan sejumlah hal yang telah dia lakukan sebagai gambaran rekam jejaknya mulai dari jaklingko, pembangunan beberapa hal di kepulan seribu untuk menopang ekonomi masyarakat.
Anies Baswedan pun memulai melakukan safari di sejumlah kota di Indonesia, yang diawali dari Aceh.
Tag
Berita Terkait
-
Disambut Adat 'Tepung Tawar', Anies Baswedan Bakal Berdialog 10 Ulama Besar Aceh
-
Pasangan Capres-Cawapres Potensial Versi Indikator: Anies-AHY Lebih Unggul Ketimbang Ganjar-Erick Thohir
-
Izin Safari Dicabut, Relawan Anies Baswedan di Aceh Tetap Ramai Menyambut
-
Menilik Dinasti Politik Jokowi, Sang Presiden Siapkan Gibran Jadi Pengganti Anies Baswedan di Jakarta
-
Deretan Kontroversi Musni Umar, yang Terkini Typo Tulis Soal Anies
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG