Suara Sumatera - Seorang guru di Amerika Serikat menang miliaran rupiah usai ikut judi bola. Dia menang taruhan saat Maroko menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Para pejudi bola memang sedang memburu cuan dalam pertandingan Piala Dunia 2022. Kemenangan Maroko yang tak disangka-sangka memang mengejutkan.
Dikutip dari Suara.com yang melansir FOX News, pria yang berprofesi guru ini bertaruh dengan nominal USD 90.818,19 atau 133.000 dolar Australia dan mendapatkan 1,6 juta dolar Australia atau setara Rp 16,79 miliar (kurs Rp 10.497).
Pak guru itu beruntung. Dia sama sekali tidak mengetahui tim Maroko, bahkan tidak menonton pertandingan sama sekali.
"Saya memeriksa ponsel saya sesekali, tetapi saya tidak menontonnya. Saya tidak tahu satu nama pemain. Saya tidak akan berbohong dan mengatakan saya tahu apa yang saya lakukan," kata Pria itu seperti dikutip, Kamis (8/12/2022).
"Pada akhirnya, itu adalah taruhan yang beruntung. Saya pria biasa," katanya.
Untuk diketahui, Maroko menjadi tim Afrika keempat yang mencapai delapan besar Piala Dunia setelah Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010.
Sebelumnya, Timnas Spanyol secara mengejutkan harus tersingkir dari babak 16 besar Piala Dunia 2022 usai dibungkam Maroko lewat drama adu penalti, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB.
La Furia Roja yang lebih diunggulkan kesulitan untuk mencetak gol dalam waktu normal hingga skor 0-0 bertahan selama 120 menit.
Baca Juga: Cara Mematikan Google Assistant di Berbagai Perangkat
Di babak adu penalti, para pemain Spanyol nyatanya gagal menghadapi tekanan. Semua dari tiga penendang mereka gagal mencetak gol.
Maroko merayakan kemenangan mereka dalam babak adu penalti saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Maroko dan Spanyol di Education City Stadium di Al-Rayyan, barat Doha, Qatar, Selasa (6/12/2022).
Kiper Yassine Bounou jadi pahlawan Maroko dengan menggagalkan tembakkan penalti Pablo Sarabia, Carlos Soler dan Sergio Busquets.
Berita Terkait
-
Perempat Final Piala Dunia 2022: Brasil Minim Kreativitas, Masih Imbang 0-0 dengan Kroasia di Babak Pertama
-
Nonton Piala Dunia 2022, Ini 4 Link dengan Tampilan Jernih
-
Makin Sengit, Ini 4 Link Terupdate Nonton Piala Dunia 2022
-
Tampil Impresif di Piala Dunia 2022, Dua Pemain Jepang Ritsu Doan dan Hidemasa Morita Dilirik Klub Serie A
-
Susunan Pemain dan Link Live Streaming Kroasia vs Brasil: Modric vs Casemiro di Lini Vital
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa