/
Rabu, 21 Desember 2022 | 13:14 WIB
Ilustrasi bayam merah (Pixabay)

Suara Sumatera - Ratusan orang dilaporkan mengalami gangguan mental usai mengonsumsi bayam. Peristiwa misterius yang membuat orang-orang berhalusinasi itu terjadi di Australia.

Diduga, bayam tersebut terkontaminasi tanaman lain menghasilkan efek beracun pada tubuh.

Delirium adalah gangguan mental serius yang mengakibatkan seseorang mengalami disorientasi atau kebingungan dan berkurangnya kemampuan dalam memperhatikan lingkungan sekitar. Penderitanya kerap tidak dapat berpikir dan mengingat dengan jelas, sehingga mudah teralihkan.

"Mereka tidak bisa melihat dengan baik, bingung dan alami halusinasi. Dan kita bicara ini tentang halusinasi menyeramkan dan bukan halusinasi menyenangkan," ujar Direktur Medis Pusat Informasi Racun NSW Australia, Darren Roberts, mengutip Insider, Rabu (21/12/2022).

Kondisi pemakan bayam terkontaminasi ini mengaku merasa pusing hingga tidak mampu berdiri, penglihatan kabur, dan penuh perjuangan untuk bisa bernapas normal.

Bahkan, ada seorang perempuan alami mati rasa di seluruh tubuh setelah mengonsumsi 700 gram bayam yang dimasak.

Gejala lainnya termasuk kebingungan, pupil melebar, detak jantung cepat, wajah memerah, mulut dan kulit kering.

Di sisi lain, pada Minggu, 18 Desember 2022 ada 164 orang melaporkan reaksi keracunan setelah makan bayam, dan 42 di antaranya mencari bantuan medis karena bergejala berat.

Sayangnya, pejabat kesehatan belum bisa memastikan dimana bayam ditanam, dan bagaimana terkontaminasi, tapi diduga bayam berasal dari satu sumber.

Baca Juga: Denise Chariesta Senggol Fitri Salhuteru, Coba Main Api dengan Nikita Mirzani?

Kini pejabat kesehatan sedang melakukan pengujian di laboratorium dan belum merilis hasilnya ke publik.

Load More