/
Minggu, 01 Januari 2023 | 16:35 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (istimewa)

Suara Sumatera - Meski eletabilitas masih tinggi, langkah Ganjar Pranowo makin sulit menjemput tiket pada Pemilihan Presiden 2024. Hal ini disebut jika Puan Maharani tidak memberikan celah sedikit pun hal tersebut terjadi.

Pengamat Poltik, Jerry Massie, menilai peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diusung sebagai capres akan tertutup melalui PDIP. Partai besar, PDIP tidak akan mengakomodasi Ganjar dan hanya memperjuangkan Puan Maharani sebagai capres 2024.

"Meskipun Ganjar punya peluang untuk maju, akan tetapi sangat kecil karena ada Puan," ujar Jerry.

Selain itu, dirinya juga menyoroti soal dugaan Ganjar diakomodasi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi Partai Golkar, PPP dan PAN.

"Hal tersebut tidak akan terjadi apabila PDIP bergabung dengan KIB. Pintu dan peluangnya makin tertutup," terangnya.

Jerry juga menduga PIDP dan KIB kemungkinan besar akan mengusung Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Puan Maharani sebagai pasangan.

"Kenapa harus Airlangga? Sebab, KIB bisa pecah jika Partai Golkar mengusung kader lain. Di situ Puan bisa ikut masuk," kata dia.

Jerry menambahkan, peluang PDIP untuk bergabung KIB masih sangat lebar lantaran parpol yang dibentuk Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri tersebut belum membuat koalisi.

"PDIP saat ini masih menjadi satu-satunya partai yang belum menentukan ke mana arah politiknya dalam menghadapi Pemilu 2024," imbuh Jerry.

Baca Juga: Tolak Keras Perppu Cipta Kerja, KSPSI DIY: Pemerintah Tidak Cermat dan Sembrono

Dengan demikian, PDIP bisa bergabung dengan KIB dengan mengusung Puan agar Ganjar tidak menjadi capres.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More