Suara Sumatera - Nama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Panjaitan sedang viral di media sosial YouTube. Dalam informasi yang beredar pada akhir tahun lalu, Menteri Luhut disebut ditangkap KPK.
Lembaga anti rasuah tersebut disebut telah menangkap Luhut karena kaya raya akibat merugikan negara. Informasi ini beredar di YouTube, dengan salah satu akun yang membagikannya memberikan narasi adanya penangkapan Luhut.
Video ini tampak diunggah di kanal YouTube JURNALIS menarasikan penangkapan Luhut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Narasi menuliskan jika Luhut ditangkap pada malam hari.
"Berita Terkini ~ Akhirnya Si Orang Ini Di Tangkap KPK Malam Ini !?? Viral Hari Ini," begitulah judul unggahan video tersebut.
Pemilik video bahkan terang-terangan menyebutkan nama Luhut di thumbnail videonya yang memperlihatkan foto Luhut yang sudah menggunnakan seragam tahanan KPK berwarna oranye.
"Mengejutkan..!!! Luhut Akhirnya Di Tangkap. Ternyata Hasil Kekayaannya Adalah Hasil Dari Rugikan Negara," tulis pemilik video di thumbnail.
Terlihat Luhut dikelilingi oleh petugas polisi, sementara di bagian belakangnya terlihat tulisan, "Tindak Pidana Narkotika". Sampai Minggu (1/1/2023) malam, video berdurasi 10 menit 4 detik sudah ditonton lebih dari 14 ribu kali.
Lantas seperti apakah kebenaran di balik video tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: Malam Horor Saat Pesta Tahun Baru, 9 Orang Tewas Terinjak-injak Di Uganda
Alih-alih penangkapan Luhut seperti yang dinarasikan, foto tersebut sebenarnya menunjukkan foto pengedar sabu berinisial AP yang ditangkap oleh Satres Narkoba Polrestabes Palembang pada Februari 2020.
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, foto yang ditampilkan di thumbnail adalah hasil editan.
Tangkapan layar artikel asli penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba di Palembang yang fotonya kemudian diedit seolah-olah Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan ditangkap oleh KPK. (Detik.com via Tunrbackhoax.id)
Hal ini juga didukung dengan tulisan "Tindak Pidana Narkotika" di thumbnail video yang tentu tidak sejalan dengan narasi penangkapan oleh KPK.
Video tersebut juga tidak menerangkan kronologi penangkapan Luhut oleh KPK. Justru video itu berisi pernyataan kontroversial Luhut yang meminta KPK mengurangi operasi tangkap tangan (OTT).
Sebagai pengingat, Luhut menyebut OTT KPK tidak baik untuk citra Indonesia. Video juga menarasikan sebuah artikel daring yang menunjukkan pendapat kontra dari Saiful Anam terhadap sikap Luhut.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Geger! KPK Sita Ratusan Triliun dari Rumah Gibran Rakabuming, Benarkah?
-
Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Luhut Akhirnya Ditangkap KPK, Disebut Kaya Raya Gegara Rugikan Negara, Benarkah?
-
NasDem Emosi 'Diobok-obok' PDIP: Menteri Kami Tak Ada yang Ditangkap KPK! Mau Adu Prestasi?
-
Jadi Tersangka Suap, Pejabat Polri AKBP Bambang Kayun Bakal Segera Ditahan KPK
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Puluhan Lansia di Prabumulih Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Menjaga Tetap Sehat di Usia Senja
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Javaco Hadir di Palembang, Pengrajin Lokal Jadi Fokus Lewat Program Suara Jagoan
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Akhir Penantian 40 Hari, 443 Jemaah Haji Asal OKU Timur Kembali ke Pelukan Keluarga
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN