Suara Sumatera - Presenter serba bisa Indra Bekti kini menjalani perawatan di rumah sakit usai operasi akibat pendarahan otak yang dialaminya. Ia sempat jatuh pingsan di toilet saat siaran radio beberapa waktu lalu.
Operasi otak Indra Bekti berjalan lancar, namun permasalahan pun muncul terkait biaya pengobatan yang menyebabkan harus menggalang donasi.
Penggalangan dana tersebut ternyata membuat istri Indra Bekti, Aldila Jelita tengah menjadi perbincangan.
Aldila Jelita diketahui mengaku mengalami kesulitan untuk membayarnya sehingga membutuhkan bantuan.
Mendengar Aldila, tak sedikit netizen merasa tak terima. Mereka lalu memberikan komentar negatif.
Warganet memberikan tanggapan bahwa sang istri dinilai ingin tetap kaya dan keuangannya tak berkurang.
Tak hanya itu, netizen pun mempertanyakan kemana saja hasil jerih payah Indra Bekti.
Hal ini mengingat Indra Bekti dinilai memiliki profesi yang mapan ketimbang lainnya. Selain itu, Indra sudah terjun ke dunia hiburan sejak lama.
Saat istri Indra Bekti ramai mendapatkan nyinyiran, seorang warganet membeberkan alasan sebenarnya diadakan galang dana.
Baca Juga: Minimarket di Kembangan Dibobol Maling, Rokok dan Cokelat Raib Digondol
Melansir dari akun Twitter bernama @SarangBidadari pada Selasa (2/1/2023), seorang netizen membongkar seperti apa kronologi sebelum diadakannya galang dana.
Konon, Indra Bekti dilarikan ke rumah sakit yang terdekat karena paling dekat dengan tempat kerja. Hanya saja, asuransi yang cocok hanya bisa mengatasi 10 persen dari total biaya.
"Asuransi cuma cover 10 persen aja," tulis narasumber tersebut.
Selain itu, ia menegaskan bahwa tak semua kondisi finansial dari artis itu sama rata. Kadang ada yang kesulitan mendapatkan job.
Saat asuransi hanya bisa mengatasi 10 persen, tagihan totalnya ternyata mencapai miliaran Rupiah sehingga membutuhkan dana tambahan.
"Tagihan di RS Abdi Waluyo udah M nilainya," tambah si narasumber melalui cuitannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Motif Kades Lumajang Diserang Mulai Terungkap, Diduga Berawal dari Konflik Pengajian
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Kronologi Kades Lumajang Diserang 15 Pria di Rumah Sendiri, Awalnya Bertamu Lalu Brutal