Suara Sumatera - Isu reshuffle makin kencang dibahas sebagai buntut dari deklarasi Partai NasDem atas sosok Anies Baswedan. Koalisi pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin ini dinilai sudah tidak komitmen secara bersama.
Partai NasDem semakin keras dalam menyuarakan pandangannya terkait dengan isu reshuffle tersebut. Partai besutan Surya Paloh ini
Pihaknya tidak terima jika isu tersebut benar-benar menyasar sejumlah menteri yang berada dalam kabinet milik Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Saat ini, terdapat tiga menteri yang merupakan menteri Partai NasDem yang duduk di pemerintahan Jokowi.
Hal tersebut dapat terlihat ketika salah satu elite kadernya berdiskusi dengan elite dari PDI Perjuangan.
Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga mengatakan reshuffle merupakan kewenangan yang dimiliki oleh Jokowi.
Pihaknya menyerahkan semua keputusan terkait dengan reshuffle menteri di tangan mantan gubernur tersebut. Bahkan jika hal itu benar menyasar sejumlah menteri dari NasDem
"Kami tidak ingin lebih lanjut lagi, ini kewenangan presiden. Biarlah dengan evaluasi ini tentu presiden yang nanti akan memutuskan," ujar Eriko
Selain itu, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga menilai bahwa deklarasi Anies Baswedan oleh NasDem, yang disebut jadi antitesa Jokowi adalah berkaitan dengan etika.
"Kalau soal dikatakan antitesa itu sebenarnya etika. Kalau kita sudah mau mengambil sesuatu yang berlawanan antitesa ya etika, " ucapnya.
Baca Juga: Hasil Survei Voxpopuli: PDIP dan Partai Gerindra Meroket, Nasdem Makin Terpuruk
"Kenapa tidak berani mengambil langkah seperti itu? Itu juga perlu menjadi satu pertanyaan tersendiri," sambungnya.
Hal membuat partai besutan Surya Paloh ini berang dan menanggapi keras pernyataan dari politikus PDI Perjuangan.
Ketua DPP Partai NasDem Effendy Chorie alias Gus Choi menyuarakan ketidaksetujuannya jika menteri dari partainya menjadi sasaran dari reshuffle tersebut.
Gus Choi secara tegas menyampaikan bahwa presiden bukanlah raja dan pengusung memiliki hak untuk diajak berunding soal sosok yang akan direshuffle.
"Presiden punya hak memang, memang iya punya hak. Tetapi pengusung juga punya hak, hak untuk diajak bicara, hak untuk diajak berembuk bermusyawah," kata Gus Choi.
"Kami tidak mau menyakiti partai lain, tidak mau mengganggu partai lain. Silahkan mau apa mereka, kami akan jalan terus sesuai dengan hak-hak NasDem," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Resmikan Bendera Indonesia Terbaru, Benarkah?
-
Elektabilitas Ganjar Pranowo Makin Ngegas, Disusul Prabowo dan Anies Baswedan
-
Wapres: Israel Jangan Tambah Masalah Lagi
-
PDIP dan NasDem Makin Panas, Beda Tanggapan Isu Reshuffle yang Sasar Menteri NasDem
-
Anies Baswedan Dibandingkan Dengan Jokowi, Refly Harun: Saat Ini, Anies yang Lebih Disambut
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Mogok di Rel Kereta? Korlantas Polri Evaluasi Keamanan Mobil Listrik Usai Kecelakaan Maut Bekasi
-
Pernah Alami Jam Kerja 'Gila', Rachel Amanda Sadari Privilege Artis Dibanding Buruh Pabrik
-
Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?
-
Oknum Polisi yang Terobos Rumah Wali Kota Palopo Diperiksa Propam
-
Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?
-
Megawati Hangestri Mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026