/
Senin, 09 Januari 2023 | 10:08 WIB
Ilustrasi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo menteri teratas yang menempati kepuasan publik. (Suara.com/Novian)

Suara Sumatera - Belum lama ini isu keretakan atas Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) makin terdengar setelah muncul kemungkinaan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar merapat ke Anies Baswedan.

Hal ini juga bukan tanpa alasan, mengingat koalisi ini belum juga mencalonkan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Cawapres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Karena itu, berhembus kemungkinan koalisi berpotensi bubar, karena belum ada kesepakatan sosok cawapres pada koalisi ini. 

Koalisi yang dibentuk partai Gerinda dan PKB ini, memang mendukung pencalonan Capres Prabowo Subianto. Meski demikian, PKB pun tersirat ingin menjadi Cawapres dari sosok Prabowo Subianto.

Sementara banyak publik menilai, sosok Prabowo Subianto tampaknya tengah mempersiapkan sosok wakil secara matang. Sebagai sosok yang sudah tiga kali mencalonkan diri sebagai Capres sebanyak tiga kali, Prabowo Subianto memang dituntut lebih memilih capres yang tepat, agar menang di Pilpres 2024.

Belakangan Cak Imin pun disebutkan lebih merapat ke Anies Baswedan, mengingat penerimaan masyarakat yang begitu besar. Publik menilai Cak Imin lebih memilih Capres yang berpotensi menang pada Pilpres 2024. 

Isu keretakan di koalisi ini ditanggapi Prabowo Subianto dengan memastikan sosok cawapres akan dibahas bersama di koalisi yang sudah terbentuk.

Ia menegaskan jika penentuan calon wapres akan dirumuskan bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar.

Hal itu disampaikannya menjawab pertanyaan terkait sosok cawapres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang masih samar-samar hingga kini.

"Secara proses politik akan ditetapkan pada saatnya. Kita koalisi dengan PKB, jadi nanti kita akan ambil keputusan bersama dengan PKB. Jadi koalisi kami, saya yakin akan mencari keputusan yang terbaik untuk rakyat," jelas Prabowo di Sekretariat Pemenangan Gerindra, Slipi, Jakarta, Sabtu (7/1/2023).

Baca Juga: Sheila Dara Aisha Ngaku Tak Tertarik Cek HP Vidi Aldiano, Alasannya Bikin Salut

Selain itu, kata Prabowo, koalisinya bersama PKB masih menerima kemungkinan bagi partai lain untuk bergabung dalam menyongsong Pemilu 2024. 

"Kami terbuka untuk semua partai," ujar Menteri Pertahanan tersebut.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More