Suara Sumatera - Ferry Irawan resmi ditetapkan tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya Venna Melinda. Aktor senior kini menjalani penahanan di Polda Jawa Timur.
Meski demikian, Ferry Irawan masih berusaha meyakinkan publik bahwa dirinya tidak sepenuhnya bersalah atas kasus KDRT ke Venna Melinda.
Ferry Irawan juga memberikan bukti foto yang memperlihatkan bibirnya pecah dan mengeluarkan darah yang diakibatkan cakaran yang diterimanya.
Ia mengaku tidak ada terjadi pemukulan. Dirinya hanya mencoba menenangkan Venna Melinda yang sedang histeris yang berusaha menyakiti dirinya sendiri.
"Ada terjadi percekcokan yang luar biasa, yang akhirnya saya berniat untuk menenangkan istri saya yang sedang histeris. Saya rebahkan dia di tempat tidur dan pada saat itulah dia bilang bahwa saya mematahkan hidungnya," jelas Ferry dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (18/1/2023).
“Percekcokan itu berhenti karna ada kata-katanya yang menyakitkan hati saya, yang tidak pantas diucapkan,” imbuhnya.
Saat ini, Ferry juga kesulitan untuk membela dirinya, karena tidak ada kesempatan untuknya berbicara, bahkan ia tidak bisa untuk berkomunikasi dengan Venna Melinda.
"Saya bukan orang yang suka membuka aib rumah tangga, jadi saya masih agak sulit membuka komunikasi di depan publik maupun istri saya," jelas Ferry Irawan.
"Saya masih suami sahnya tapi pada saat kejadian pintu komunikasi itu sudah tertutup, baik untuk saya maupun keluarga saya," lanjutnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Dihipnotis Uya Kuya, Ferry Irawan Akhirnya Jujur KDRT Venna Melinda, Benarkah?
Di depan awak media, pihak Ferry Irawan bahkan berani bersumpah tidak ada pemukulan dan penganiayaan yang seperti diberitakan di media.
Aktor 45 tahun itu merasa dirinya sudah mendapatkan sanksi sosial, oleh karena itu ia meminta Venna untuk membuka hatinya agar bisa menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan baik.
Pihak Ferry Irawan sudah menghubungi Venna Melinda, namun dari pihak Venna tidak merespon sama sekali.
Sementara itu, Jeffry Simatupang selaku pengacara Ferry Irawan mengatakan bahwa kliennya berkata benar dan tak melakukan KDRT terhadap Venna Melinda.
"Maka hari ini kami hadir untuk membuktikan dan memberikan fakta yang sebenarnya bahwa pak Ferry tidak pernah melakukan penganiayaan atau pemukulan," ujar Jeffry.
"Kita lihat ini terjadi pada tanggal 6, bibir pak Ferry berdarah ada yang mencakar pertanyaanya kan siapa yang melakukannya?" sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
Momen Kocak Saat Akad Viral, Wali Malah Bilang Nikahkan Anak Kambing Saya
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia