Suara Sumatera - Sandiaga Uno tidak akan memilih Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Pilihan Sandiaga Uno pada Pilpres 2024 nanti jatuh pada seoran sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Jawaban ini dilontarkan Sandiaga Uno ketika ditanya Akbar Faizal mengenai pilihannya antara Prabowo dan Anies Baswedan.
"Apa yang kira-kira Pak Sandi pikirkan kalau kemudian Pak Prabowo maju, Pak Anies tetap maju?" tanya Akbar di Youtube Akbar Faizal Uncensored.
"Saya tetap membela Pak Prabowo. As simple as that karena saya melihat perjuangan beliau dari awal saya melihat konsistensinya terhadap NKRI," ujar Sandiaga mantap.
Sandiaga Uno mengakui pernah bermitra dengan Anies Baswedan ketika Pilgub DKI 2017 dan bersama Prabowo di Pilpres 2019 sehingga bisa membandingkan antara Prabowo dengan Anies.
"Bersama Pak Anies memenangkan kontestasi, bersama Pak Prabowo belum berhasil. Itu yang saya pikirkan. Itu jawaban jujur saya. Ga perlu mikir saya," ujarnya.
Prabowo kata Sandiaga Uno, adalah the most missunderstood person di antara para politisi tanah air yang dinilai sebuah enigma.
"Karena kalau kita ga kenal ga dekat dia, banyak ga mengerti sosok Pak Prabowo seperti apa. Kalau harus memilih head to head antara Pak Prabowo sama Pak Anies, my heart Pak Prabowo, my brain mungkin sama yang lain tapi my heart is sama Pak Prabowo," tukasnya.
Baca Juga: Penganiayaan Berujung Rudapaksa Mantan Pacar di Kalideres, YO Dicekik Hingga Dibanting Syamsul
Sandiaga mengaku pertemuannya bersama Prabowo beberapa hari lalu sempat membahas keputusan Sandi yang memilih Anies Baswedan sebagai cagub di Pilgub DKI 2017. Padahal Gerindra saat itu sudah memberi posisi Sandi sebagai cagub.
Namun karena saat itu Sandiaga Uno merasa belum percaya diri, di menit akhir pencalonan ia memilih Anies Baswedan sebagai cagub sementara dirinya mengalah sebagai cawagub DKI.
"Beliau (Prabowo) mengatakan sambil senyum-senyum, gimana mas Sandi jadi keputusan yang tepat atau tidak saat itu (Pilgub DKI 2017)?" ujar Sandiaga Uno.
Menurut Sandiaga, Prabowo adalah seorang negarawan yang tidak pernah bicara jelek tentang orang, tapi sindiran Prabowo mengenai keputusan Sandi memilih Anies Baswedan sebagai cagub dianggap Sandiaga sebagai teguran.
"Saya tahu itu teguran buat saya karena waktu itu kan saya ga pede karena saya ga pede dan itung-itungan politik itulah," ujar Sandiaga Uno.
Berita Terkait
-
Lika-Liku Perjalanan Anies yang Jadi Capres 2024 Rebutan Banyak Parpol
-
Bakal Jadi Juru Kampanye Golkar, Ridwan Kamil Punya Potensi Hambat Dominasi Anies dan Prabowo di Jabar
-
Parpol Pendukung Pemilu Terbuka Wacanakan Koalisi Bersama, Tinggalkan PDIP Sendirian?
-
Elite PKB Bicara soal Kans, Kasih Sinyal NasDem Bakal Gabung Koalisinya Bareng Gerindra?
-
Gibran Dinilai Terlalu Muda untuk Maju Pilgub 2024, Prabowo: Yang Penting Pengabdiannya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Fergie Brittany Totalitas, Pakai Belatung Asli dan 10 Topeng untuk Film Ain
-
Sejumlah Wilayah Jakarta Dikepung Banjir Buntut Hujan Deras yang Mengguyur Sejak Sore Hari
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Dua Pejabat Beda Suara: BPKAD Sebut WFH ASN Tak Hemat APBD, BKPSDM Klaim Efisien
-
Emiten LPKR Bukukan Laba Bersih Rp 107 Miliar di Kuartal I-2026
-
Pesaing POCO X8 Pro Max, iQOO 15T Bawa Chip Flagship dan Layar 144 Hz
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
DKBN Batal Dibentuk, Pemerintah Bentuk Satgas PHK Dipimpin Menteri Senior
-
Promo JCO hingga 8 Mei 2026, Dapatkan Harga Spesial yang Hemat