Suara Sumatera - Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh akhirnya membeberkan hasil pertemuannya setelah sebelumnya dipanggil mendadak oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara.
Diketahui sebelumnya, pertemuan keduanya sempat menuai tanda tanya soal isi pembahasan.
Terlebih, saat ini kian santer diisukan jika Jokowi bakal melakukan reshuffle kabinet dari jatah kursi menteri Partai Nasdem.
Surya Paloh menyebut pertemuan dirinya dengan Jokowi di Istana Negara pada Senin (30/1/2023) itu berlangsung selama 1 jam 30 menit.
"Dalam suasana menjelang pemilu multitafsir memang sering terjadi di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja," kata Surya Paloh saat bertandang ke Kantor DPP Golkar, Rabu (1/2/2023).
Surya Paloh menyebut saat bertemu dengan tidak ada keresahan berlebihan yang ditunjukkan Presiden Jokowi. Bahkan dirinya mengaku disambut dengan baik oleh Jokowi.
"Saya tak melihat ada suasana keresahan, suasana penerimaan baik dalam apa saja yang saya pahami dalam komunikasi yang biasanya terjadi," ungkapnya.
Terkait isu reshuffle kabinet yang belakangan berhembus, Surya Paloh menjelaskan hal itu merupakan hak prerogatif dari Presiden Jokowi.
Dia menegaskan, selama ini dukungan Nasdem ke Jokowi dalam dua periode diberikan dengan ikhlas, tanpa adanya kepentingan sesaat.
Baca Juga: Terungkap di Sidang, Teddy Minahasa Sempat Protes Anita Cepu Hanya Bayar Rp300 Juta Hasil Jual Sabu
"Lain halnya kalau memang ada kebijakan beliau, itu tidak ada masalah bagi saya, apapun kebijakan yang terbaik. Masalah reshuffle sederhana, saya ulangi sepenuhnya hak prerogatif presiden. Kalau ada yang bilang reshuffle-lah inilah, harus dipahami ini proses kematangan dalam politik," pungkasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
KIB Baru Deklarasikan Dukung untuk Anies Baswedan Nyapres 2024
-
Dukungan Komplet, Koalisi Perubahan Tinggal Tunggu Tanggal 'Cantik' Buat Deklarasi Anies Baswedan
-
Sambut Baik Pertemuan Surya Paloh - Airlangga, Anak Buah AHY: Koalisi Perubahan Terbuka Terima Golkar
-
Demokrat Sebut Pernyataan Surya Paloh soal Peluang NasDem Gabung KIB Cuma Basa-basi Politik
-
Ekspor Tembaga Mentah Mau Disetop Jokowi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep