Suara Sumatera - Pendakwah Ustad Abdul Somad alias UAS belum lama ini mengunggah foto semasa muda. Dia memperlihatkan foto saat berada di Ifrane, Maroko pada tahun 2005.
Selain foto semasa muda, ia pun membandingkan foto tersebut dengan foto kekiniannya, saat berada di Cappadokia negara Turki. Unggahannya pun dilengkapi dengan narasi keliterasian.
Dia mengingatkan jika berbahagialah orang-orang yang mencatatkan di kehidupan. Sejumlah tokoh Islam juga disebutkannya.
Awalnya UAS menuliskan jika tidak ada cap jempol yang sama. Demikian juga dengan kehidupan perjalanan manusia.
"Tidak ada cap jempol yang sama, demikian juga dengan perjalanan hidup manusia. Setiap orang punya taqdirnya masing-masing. Hewan juga punya cerita. Kita disuguhkan kisah-kisah menarik sebagai i'tibar dari unta Nabi Shalih -'Alaihissalam-, sampai anjing Ashabul-Kahfi" ujar UAS membuka narasi di media sosialnya.
"Dari yang haqiqi sampai kisah Nemo yang fiksi" sambung ia.
UAS mengungkapkan maka beruntunglah bagi orang-orang yang sempat menuliskan kisah hidup walau dalam waktu yang singkar.
"Beruntunglah orang-orang yang sempat menuliskan kisah hidupnya walau dalam waktu singkat dalam penerbangan dari Cairo ke New Delhi seperti Syaikh DR Abdul Halim Mahmud dalam Alhamdulillah Hadzihi Hayati, atau Syaikh DR Mushthafa Siba'i dalam Hakadza 'Allamatni al-Hayat," kata UAS.
Dia pun mengungkit kebahagian seorang ayah yang dikisahkan oleh anaknya seperti Buya Hamka.
Baca Juga: 6 Resep Menu Takjil Hemat, Salah Satunya Pisang Goreng Dessert Terenak di Dunia
"Bahagianya seorang ayah yang dikisahkan anaknya seperti Buya Hamka menceritakan DR Abdul Karim Amrullah dalam Ayahku, dibalas Irfan Hamka dalam Ayah," ujar dia.
UAS menekankan pesan literasi kepada pengikut media sosialnya.
"Menulislah, supaya orang di masa akan datang tau bahwa engkau pernah hidup di masa lalu," pungkasnya.
Unggahan ini pun kemudian ramai dikomentari pengikut sosial dengan memuji jika UAS tergolong pria tampan semasa muda.
"Ayam berkokok diatas genteng, gentengnya terbuat dari tanah liat. masya Allah ternyata dari dulu UAS memang ganteng, lebih ganteng sekarang ditengah2 ummat hingga akhirat," ujar abdillahmuhammadzaini.
Berita Terkait
-
Borok Ressa Herlambang Terungkap, Daus Mini Tak Hormat ke Ayah Mertua
-
CEK FAKTA: Ustaz Abdul Somad Sebut Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain Setara Nilai Jihad
-
CEK FAKTA: UAS Sebut Hukum Mencintai Pasangan Orang Lain adalah Jihad, Benarkah?
-
Cek Fakta: Mikha Tambayong Mualaf Dibimbing Ustaz Abdul Somad, Deva Mahenra Jadi Saksi
-
Dikabarkan Mualaf, Daniel Mananta Klarifikasi Kedekatannya dengan UAS
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda