Suara Sumatera - Terdakwa pembunuhan brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo telah divonis. Meski demikian, banyak pihak masih penasaran dengan buku hitam yang selalu dibawa oleh mantan kadiv Propam Polri tersebut.
Beredar kabar jika buku hitam yang selalu dibawa Ferdy Sambo selama proses sidang telah terungkap. Buku itu disebut-sebut berisi banyak dosa-dosa perwira tinggi dalam pengungkapan kasus selama ini yang belum terungkap.
Karena itu banyak yang menyebutkan jika nasib Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diujung tanduk. Informasi tersebut dibagikan oleh YouTube News On Time.
Judul dari informasi tersebut cukup menyakinkan.
"'dosa-dosa' besar perwira tinggi Polri. Tak hanya itu, akun ini juga mengatakan jika terbongkarnya isi buku hitam Sambo telah membuat nasib Kapolri Listyo Sigit menjadi terancam," ujar narasi youtube tersebut.
Di video tersebut terlihat Ferdy Sambo mengangkat buku hitam dengan mengenakan rompi orange dari Kejaksaan.
Terlihat sosok Kapolri Listyo Sigit berbicara lewat pengeras suara. Kapolri terlihat menunjukkan gestur tangan yang menunjuk ke atas.
"Nasib Kapolri Semakin Terancam, Akhirnya Sambo Ungkap Isi Buku Hitam Yang Berisikan Kebusukan Petinggi Polri."
Dengan narasi demikian, apakah benar disebutkan nasib Kapolri semakin terancam?
Baca Juga: Meski Punya Pasangan Baru, Olla Ramlan Tetap Silaturahmi dengan Aufar Hutape: Pokoknya Aku....
Penjelasan
Mengenai nasib Kapolri Listyo Sigit di ujung tanduk tentang isi buku hitam milik Ferdy Sambo tentang dosa perwira tinggi Polri terbongkar masuk katagori tidak benar.
Isi video tersebut sama sekali tidak mengandung informasi valid yang menyebut penjelasan mengenai bagaimana nasib Kapolri terancam gegara isi buku hitam tersebut
Video tersebut hanya menunjukkan kumpulan foto Sambo saat menghadiri sidang kasus pembunuhan berencana pada Brigadir J. Artikel tersebut bahas tanggapan Ketua IPW Sugeng Teguh Santosa.
Dia menilai hal yang memberatkan Sambo, ialah merupakan mantan Kadiv Propam Polri bertugas menindak anggota yang terlibat perkara hukum.
Sambo berpotensi melakukan perlawanan berat atas hukuman yang diterima dan berpotensi memicu kegaduhan besar di tubuh Polri.
Berita Terkait
-
Eks Anak Buah Sambo Divonis Hari Ini, Arif Rahman Arifin Ditonton Langsung Keluarga di Kursi Paling Depan
-
CEK FAKTA: Nasib Kapolri Listyo Sigit Diujung Tanduk Usai Isi Buku Hitam Ferdy Sambo Terbongkar, Benarkah?
-
Hendra Kurniawan Cs Jalani Sidang Vonis Kasus Perusakan CCTV Kompleks Rumah Sambo Hari Ini
-
CEK FAKTA: Ibu Bharada E Akhirnya Bertemu dengan Presiden Jokowi, Benarkah?
-
Minta Rumah Ferdy Sambo Dijadikan Museum, Kamaruddin: Supaya Tak Ada Lagi Kejahatan di Kepolisian atau Propam
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Song Hye Kyo Resmi Akhiri Kontrak dengan UAA Setelah 14 Tahun Bersama
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari