Suara Sumatera - Jonathan Latumahina, ayah David, korban penganiayaan yang dilakukan pemuda bernama Mario Dandy, buka suara mengenai permintaan maaf Rafael Alun Trisambodo, ayah pelaku.
Dikutip dari video di akun Twitter Nong Andah Darol Mahmada, Jonathan Latumahina memohon doa untuk kesembuhan David.
Jonathan Latumahina berharap David bisa segera melalui masa kritisnya agar bisa sembuh seperti sedia kala.
"Mohon doanya supaya David diberikan kesembuhan seperti sedia kala. Mudah-mudahan kita bisa segera melalui tahap kritis ini. Mohon doanya," kata dia.
Menurut Jonathan, orang tua Mario sudah meminta maaf kepada dirinya. Kepada pihak pelaku, Jonathan menyampaikan dirinya tidak butuh bantuan.
"Orang tuanya Mario minta maaf kemarin hari Selasa dan kemarin. Saya sampaikan kita ga butuh bantuan dia. Kita akan sembuhkan David sendiri kalau masih ada urusan lainya nanti di pengadilan aja," papar dia.
Jonathan Latumahina adalah Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor. Maka tak heran begitu anaknya David menjadi korban penganiayaan, simpati mengalir dari sejumlah tokoh NU.
Bahkan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau dikenal sebagai Gus Yaqut yang merupakan Ketua GP Ansor menjenguk David di rumah sakit.
Jonathan Latumahina adalah seorang mualaf. Sebelumnya ia memeluk agama Kristen. Tubuhnya dipenuhi tato. Perkara tato ini, Jonathan mempunyai pengalaman menarik saat menunaikan ibadah umrah di tanah suci Mekkah.
Baca Juga: Dikasih Fasilitas Enak, Pekerja Konstruksi IKN Nusantara Digaji Rp 8 Juta per Bulan!
Dalam tulisan yang dimuat di Bangkitmedia.com, Jonathan menceritakan pengalamannya saat menunaikan ibadah umrah pada Desember 2018.
Saat selesai tahalul, Jonathan ngopi di lorong bawah Zam Zam Tower. Saat itu ada anak kecil yang melihatnya dan menunjuk sambil teriak "Haram.. haram.. Haram.."
"Bayangkan, di tanah suci dan di haram-haramkan karena tato dan dilihatin ribuan orang? Saya takut? Tidak sama sekali," kata Jonathan.
Dia malah terharu melihat Sahabat-Sahabat Ansor yang menjaganya, membarikade dan menghardik orang yang mengharam-haramkan dirinya yang bertato.
Tidak berhenti sampai di situ. Pada suatu pagi setelah salat subuh, Jonathan membeli es krim. Penjual es krim itu juga ngatain "Haram... Haram..."
"Dan benteng saya langsung bereaksi dengan menegur orang tersebut dengan bahasa Inggris campur Arab dikit menjelaskan ke kang eskrim itu, saya terharu nulis ini," ucap Jonathan.
Berita Terkait
-
Terkuak David Ternyata Mualaf Sejak 3 Tahun Lalu, Datang Sendiri untuk Ucap Kalimat Syahadat
-
Apes! Ayah Kena Copot Jadi Pejabat DJP, Mario Dandy Dipecat Dari Universitas Prasetya Mulya
-
Reaksi Mahfud MD Atas Kasus Mario Dandy: Tak Ada Kata Damai, Singgung Ada Transaksi Janggal
-
Jangan Ditonton! Video Penganiayaan David oleh Anak Pejabat Dirjen Pajak Mario Dandy Bisa Bikin Trauma dan Depresi
-
David Korban Penganiayaan Mario Dandy Sudah 5 Hari Koma di ICU, Apakah Masih Ada Peluang untuk Sadar dan Sembuh?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana