Suara Sumatera - Beredar kabar yang menarasikan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dikeroyok massa berjaket ojek online (ojol) di Balai Kota.
Gara-gara itu, Heru Budi mengalami luka-luka hingga mengeluarkan darah.
Informasi tersebut dibagikan oleh sebuah kanal YouTube bernama 212 TV dengan narasi judul video sebagai berikut:
“HAMPIR TAK TERSELAMATKAN !! PARA OJOL NEKAT AMUK PJ GUBENUR DI DEPAN BALAI KOTA”.
Pengunggah juga menyematkan thumbnail video yang menampilkan foto Heru Budi di tengah kerumunan massa dengan kondisi bagian dahi mengeluarkan darah.
Lantas benarkah kabar Pj Heru Budi diamuk massa dan hampir tak terselamatkan?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar yang menyatakan Heru Budi merupakan informasi yang menyesatkan.
Faktanya, isi video itu sendiri merupakan cuplikan dari beberapa pemberitaan terkait kericuhan sesama driver ojek online.
Video berdurasi 8 menit tersebut merupakan gabungan dari cuplikan dari berbagai liputan berita televisi seperti tayangan CNNIndonesia berjudul “Ricuh, Pengemudi Gojek Dipukul Pengemudi Lain”, dan laporan Patra Indonesia Channel berjudul “Driver Ojol Dari Segala Penjuru Jabodetabek Serbu DPRD DKI Jakarta Tolak ERP”.
Baca Juga: CEK FAKTA: Pj Gubernur Heru Budi Dipecat gegara Dituntut Warga Jakarta, Benarkah?
Gambar thumnail video tersebut juga merupakan hasil editan. Foto thumbnail pada postingan tersebut merupakan hasil editan dari 2 foto yang berbeda.
Foto bentrokan antar driver ojol ditemukan pada artikel CNNIndonesia berjudul “Tiga Korban Bentrok Ojol Vs DC Dioperasi di RSPAU Yogyakarta”.
KESIMPULAN
Dari keseluruhan isi video, tidak ada narasi atau gambar yang menyatakan bahwa Pejabat gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono diamuk massa.
Informasi tersebut merupakan kabar hoaks dan termasuk kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat