Suara Sumatera - Uya Kuya berencana maju jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Dia mengaku ingin jadi anggota DPR untuk ikut memperbaiki sistem di negara Indonesia.
"2024 insya Allah gue bakal turun jadi calon ya, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) Republik Indonesia mungkin ya, dapil (Daerah Pemilihan Anggota), Jakarta Selatan, Jakarta Pusat sama luar negeri. Karena memang domisili gue di situ," ujar Uya Kuya, dikutip dari Suara.com, Selasa (14/3/2023).
Uya Kuya ingin memperbaiki hal-hal yang dianggap berantakan di negeri ini. Tak dipungkiri, setahun belakangan, ia mengalami kekecewaan karena teror imbas podcastnya.
"Karena Astrid (istri) melihat pembicaraan gue di podcast itu setahun terakhir arahnya ke yang serius-serius dan penuh risiko. Sampai kami dapat banyak ancaman dan laporan," kata Uya Kuya.
"Dia bilang, 'udah sekalian aja deh lu terjun, udah. Lu udah kecebur,' gitu kan. Niatnya ya memperbaiki hal-hal yang ngaco-ngaco di negara ini," imbuhnya.
Setahun belakangan, Uya Kuya juga merasa dirinya menjadi korban politik. Sebab, setiap kontennya membahas politik, ia mendapat intimidasi dari beberapa oknum.
"Bisa dibilang setahun kemarin kami kena korbannya. Saat kami membicarakan suatu kasus tertentu, kami diintimidasi ditelepon sama orang-orang penting, enggak ngancam sebenarnya, tapi lumayan kena mental," ucap Uya Kuya.
Uya Kuya tak memungkiri, pembahasan mengenai "masalah negara" di kontennya menarik minat para politisi. Sampai akhirnya berbagai ajakan berpolitik masuk.
"Waktu gue sudah mulai bikin podcast yang agak menyeramkan itu kan, yang nawarin gue tuh partai-partainya banyak banget," kata Uya Kuya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Dibongkar Sri Mulyani, Ternyata Ada Rp23 Triliun Masuk Kantong Anies, Benarkah?
Uya Kuya bakal maju lewat partai PAN. Meski bakal berpolitik, Uya tak akan melepas kariernya di entertainment.
"Entertainment masih akan terus ada. Gue enggak mau politik pencitraan, dalam arti kata kita terjun ke politik kita mau sok berubah, sok pintar, sok alim. Sudah tetap jadi diri sendiri, cuma bedanya pernyataan kita ada bobotnya," tutur Uya Kuya.
Berita Terkait
-
Sering Bahas Kasus Ferdy Sambo, Uya Kuya Mengaku Dapat Tekanan
-
CEK FAKTA: Dihipnotis Uya Kuya, Ferry Irawan Akhirnya Jujur KDRT Venna Melinda, Benarkah?
-
Bareng Uya Kuya, Kamaruddin Dilaporkan soal Polisi Pengabdi Mafia: Apanya yang Hoaks?
-
Kamaruddin Simanjuntak dan Uya Kuya Dipolisikan Gegara Konten, Terancam Dijerat UU ITE
-
Buntut Tudingan Polisi Mengabdi untuk Mafia, Uya Kuya dan Kamaruddin Simanjuntak Dilaporkan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan