Suara Sumatera - Lina Mukherjee mengaku menyesal membuat konten makan babi yang viral di berbagai media sosial. Atas aksinya itu pula, Lina dihujat habis-habisan hingga dilaporkan ke polisi.
Meski menyesal, Lina Mukherjee tak sudi minta maaf secara resmi, baik lewat media atau acara televisi. Dia merasa apa yang dilakukannya bukanlah perbuatan kriminal.
Lina Mukherjee meluapkan emosinya karena merasa dihakimi berlebihan gara-gara makan babi. "Kalau gue tahu makan babi seviral ini, gue enggak mau ke India ngabisin setengah miliar, dari dulu aja gue makan babi," kata Lina Mukherjee, dikutip dari Suara.com, Jumat (24/3/2023).
Selebgram pecinta Bollywood ini menegaskan bahwa dirinya bukan kriminal atau koruptor. Namun dia merasa diperlakukan seperti pendosa hanya karena penasaran dengan rasa babi.
Soal kritik yang menyebutkan dia harus memberi contoh baik sebagai figur publik, Lina Mukherjee panas, membandingkan kasusnya dengan Ferdi Sambo.
"Sambo aja jenderal lho, seorang polisi, ngapain dia kasih contoh harus bunuh anak buahnya? Tapi itu terjadi karena manusia bisa khilaf," ujarnya membela diri.
"Aku tidak membunuh keluarga kalian, makan babi juga duit aku yang beli," ucapnya dengan nada kesal abis.
Pemilik nama asli Lina Lutfia itu mengaku jengah karena terus diserang meski sudah minta maaf dan mengaku salah, seolah-olah dia adalah manusia paling hina di Indonesia.
Intinya, Lina Mukherjee tak kepikiran aksinya makan babi bakal viral, bahkan go international. Namun dia tak sudi minta maaf di TV karena merasa bukan selebgram.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ariel NOAH Meninggal Dunia Usai Alami Kecelakaan, Benarkah?
"Intinya, lo mau maafin gue atau tidak, sekarang gue mau minta maaf sama Tuhan. Terserah kalian mau ngomong apa," ujar Lina Mukherjee.
"Seandainya nanti gue mau panggil media, tampil di tv, yang penting kepada Tuhan dulu gue minta maaf, bukan kepada kalian manusia-manusia sok suci yang ngatain aku segala macam yang hina-hina. Sudah lah kalian semua ahli surga," imbuh Lina Mukherjee.
Tag
Berita Terkait
-
Bakal Diperiksa Polda Sumsel Gegara Konten Makan Daging Babi, Ini 3 Kontroversi Lina Mukherjee Berujung Hujatan
-
Masih Dihujat Makan Babi Walau Sudah Minta Maaf, Lina Mukherjee Sebut Nabi Muhammad: Dilempari Kotoran Berdakwah Tapi Tetap Memaafkan!
-
Lina Mukherjee Sesumbar Sebut Nama Bunda Corla akan Tenggelam, Auto Diserbu Cemoohan Warganet
-
Penuhi Unsur Penistaan Agama, Lina Mukherjee Bakal Diperiksa Polda Sumsel
-
Lina Mukherjee Balas Serangan Bunda Corla, Sebut Kariernya Bakal Lebih Moncer
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
7 HP 5G Murah Terbaik Juni 2026: Usung Chipset Kencang, Libas Game Berat
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Polisi Minta Pandangan Ahli Pidana Terkait Kasus Pembakaran Santri