/
Selasa, 04 April 2023 | 08:13 WIB
Tamara Geraldine (Rena Pangesti/Suara.com)

Suara Sumatera - Tamara Geraldine mendapatkan banyak cobaan saat ingin mengenal Tuhan lebih dekat. Bahkan, ia sampai meminta mantan suaminya, Tien Thinh Pham untuk meninggalkannya dan menikah lagi.

Tahun 2025, Tamara Geraldine divonis menderita pengerasan hati atau sirosis hati. Bahkan, usianya diprediksi tak akan lama.

"Eh divonis 2005, sudah menguning aku, pengerasan hati aku. Ya hatiku memang keras rohani jasmani," ujar Tamara Geraldine di Youtube Melaney Ricardo, dikutip dari Suara.com, Selasa (4/4/2023).

Tamara Geraldine sempat bertanya-tanya mengapa dirinya diberi cobaan ketika ingin mengenal Tuhan. Namun, ia justru memilih melampiaskannya dengan menghabiskan uang untuk refereshing.

Setelah uangnya habis untuk bersenang-senang, Tamara Geraldine malah kebingungan dirinya masih bertahan hidup sampai 2007. Karena itu, ia kembali pada rutinitasnya yang sering party dan akan gereja pada hari minggu.

"Duitnya habis, saya enggak jadi mati. 2006 kok masih dini. Terus 2007, lah kok enggak kenapa-kenapa juga. Ya sudah saya kembali lagi ke kehidupan lama. Saya syuting lagi, kerja. Jadi, Senin sampai Jumat itu saya pasti kerja dan Jumat sampai Minggu subuh party. Minggu siang netralisir ke gereja," ujarnya.

Sampai akhirnya, Tamara Geraldine kembali divonis menderita beragam penyakit lain yang tak disebutkan pada 2010. Saat itu, presenter 48 tahun ini divonis hanya bisa bertahan hidup selama delapan bulan.

"Sampai akhirnya 2010, saya divonis lagi sudah semuanya, jasmani dan rohani. Pokoknya saya cuma punya waktu delapan bulan. Terus saya bilang usdah kayak gini, gimana lagi ngomongnya. Mana ada orang dikasih mukjizat dua kali," imbuhnya.

Kemudian, Tamara Geraldine melihat kembali sisa uangnya dan membaginya untuk satu tahun, delapan bulan untuk hidup dan empat bulan untuk biaya pemakamannya.

Baca Juga: Sengaja Hubungan Seks Siang Ramadhan, Siap-siap Bayar Denda Puasa 2 Bulan hingga Beri Makan 60 Orang Miskin

Tamara Geraldine yang sudah tahu usianya tinggal delapan bulan sempat memikirkan proses pemakamannya sampai memilih bunga yang tepat.

Saat itulah Tamara Geraldine mulai meminta suaminya, Tien Thinh Pham untuk menikah lagi dan merawat semua anaknya. Sebab, dirinya juga divonis mandul atau tidak bisa hamil lagi kala itu.

"Habis itu saya bilang sama suami 'kamu tinggalin saya'. Karena kan saya mandul waktu itu. 'Kamu tinggalin saya, kamu cari perempuan lain, kamu balik kesini ambil anak kita langsung bawa ke Jerman' gitu," ujarnya.

Semua rencananya justru berantakan karena Tamara Geraldine masih bertahan hidup dan suaminya sudah akan menikah lagi. Baginya, pengalaman itu adalah bentuk sikapnya yang ingin ikut campur dalam rencana Tuhan.

"Saya bukan perempuan yang menyerah pada pernikahan. Saya hanya orang yang sangat berdosa dan sotoy (sok tahu) mencoba masuk ke konsep dan perencanaan Ilahi, jadinya keos," tutur Tamara Geraldine.

Load More